Ali Yansah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Reformisme versus Kolonialisme: Analisis Pengaruh Ideologi Jihad Al-Falimbani dalam Perang Menteng 1819 Ali Yansah
Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 13 No. 1 (2024): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 13, Nomor 1, Tahun 2024
Publisher : Program Magister Pendidikan Sejarah FISH UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPS.131.01

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari Ideologi Jihad Al-Falimbani yang menjadi latar belakang terjadinya perang di Palembang (Perang Menteng). Peneliti sebelumnya menginterpretasikan perang Menteng hanya sebagai gerakan perlawanan terhadap kolonial yang didukung oleh tarekat Sammaniyah tanpa memperhatikan framing kuat yang berhasil memupuk semangat perjuangan yang melahirkan gerakan perlawanan itu. Penelitian ini membuktikan bahwa terdapat unsur penentu terjadinya gerakan perlawanan ini, yaitu pengaruh ideologi serta fatwa jihad Al-Falimbani dalam karya-karyanya yang berbasis sumber otoritatif (Al-Quran dan Hadits) yang terus diajarkan melalui guru-guru besar tarekat Sammaniyah kepada masyarakat Palembang. Dilihat dari jenis penelitiannya, penelitian ini berjenis kualitatif menggunakan metode penelitian Historis yakni heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Setelah meneliti dengan memanfaatkan sumber primer dan sekunder dengan lebih teliti, penulis terus menemukan fakta bahwa terdapat seorang sosok gerakan reformis, Al-Falimbani, dengan Ideologi Jihadnya yang secara masif diajarkan kepada masyarakat Palembang telah menciptakan framing yang kuat sehingga mampu menggerakkan masyarakat Palembang dalam peperangan. Fakta lain yang penulis temukan bahwa terdapat kutipan-kutipan baik dalam bentuk tulisan maupun kepercayaan umat Islam di Palembang menjadi bukti bahwa Ideologi Jihad Al-Falimbani menjadi pedoman dan pemantik peperangan. Jihad melawan "kafir" berhasil membawa masyarakat Palembang dan Sultan Mahmud Badaruddin II pada perlawanan terhadap kolonial Belanda tahun 1819. Kata Kunci: ‘Abd Al-Shamad Al-Falimbani, Ratib Samman, Perang Menteng.