Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Review of Medicolegal Aspects of Domestic Violence: A Narrative Literature Review Putri, Fiely Karisma; Putri, Anggi Mutia; Artanto, Andika Agus; Kirana, Sigid; Setyawati, Niken
Sriwijaya Journal of Forensic and Medicolegal Vol. 1 No. 1 (2023): Sriwijaya Journal of Forensic and Medicolegal
Publisher : Phlox Institute: Indonesian Medical Research Organization

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59345/sjfm.v1i1.232

Abstract

Domestic violence is a very specific problem because domestic violence occurs at all levels of society, starting from the status community social from low to high social status. Most victims of domestic violence are women, whether wives or daughters, and the perpetrators are usually husbands or other subordinates in the household. This literature review aimed to describe the review of medicolegal aspects of domestic violence. Types of violence can be in the form of acts of physical, psychological, or sexual violence and neglect of the household. Physical violence is a physical act committed against another person or group that results in physical, sexual, and psychological harm. The factors that cause violence against women in the household, especially those perpetrated by husbands against wives, are the existence of an unequal power relationship between husband and wife, economic dependence, violence is used as a tool to resolve conflict, and competition between husband and wife. In conclusion, domestic violence is a form of violence against women because victims of domestic violence are generally women. Violence against women means violence that violates women's human rights, which also means violence that violates human rights.
Implementasi Palliative Feeding Dalam Praktek Klinis Pasien Dengan Penyakit Terminal Sahalessy, Risa Kardia F.; Artanto, Andika Agus
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 2 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i2.4034

Abstract

Palliative feeding pada pasien dengan penyakit terminal melalui pendekatan paliatif melibatkan pertimbangan medis, etis, dan psikososial yang kompleks. Nutrisi di akhir kehidupan sering kali menjadi dilema, karena tujuan perawatan beralih dari bertahan hidup menjadi memberikan kenyamanan. Penurunan metabolisme dan gangguan penyerapan nutrisi pada pasien terminal memperburuk kondisi, termasuk anoreksia dan kaheksia, yang berisiko meningkatkan penderitaan. Nutrisi melalui selang (tube feeding) dalam kondisi terminal dapat memperburuk kualitas hidup, menyebabkan distres fisik dan psikososial, serta tidak terbukti memperpanjang umur. Praktik ini sering bertentangan dengan prinsip etika biomedis seperti otonomi pasien, beneficence, non-maleficence, dan keadilan. Komunikasi terbuka antara tenaga medis, pasien, dan keluarga sangat penting dalam pengambilan keputusan yang berbasis informasi, untuk memastikan bahwa intervensi nutrisi sesuai dengan keinginan pasien dan kondisi mereka. Pedoman internasional dan bukti ilmiah mendukung pendekatan yang lebih personal, dengan mengutamakan kenyamanan pasien dan memperhatikan preferensi mereka dalam perawatan akhir hayat. Oleh karena itu, pemberian nutrisi melalui selang sebaiknya dipertimbangkan dengan hati-hati, dengan memperhatikan risiko dan manfaat yang jelas serta menghormati hak pasien untuk membuat keputusan yang terinformasi.