Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERHITUNGAN EFISIENSI DENGAN CARA PENAMBAHAN PALLET PADA PENGERJAAN KOMPONEN ISTANBUL di PT. XYZ Wibowo, Meiadi Edi; Prasetio, Simon Eko Nur Adi
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v8i2.33982

Abstract

Efisiensi kerja merupakan suatu prinsip dasar untuk melakukan setiap kegiatan pada suatu organisasi dengan tujuan agar dapat memperoleh hasil yang dikehendaki dengan usaha yang seminimal mungkin sesuai dengan standar yang ada. Pelaksanaan efisiensi kerja dapat dilakukan dengan cara tertentu dengan tanpa mengurangi tujuan dan merupakan cara termudah untuk mengerjakannya, dan tersingkat waktunya, dan terpendek jaraknya.Salah satu faktor untuk meningkatkan produktifitas adalah alat bantu kerja. Kelelahan yang berlebihan, proses yang tidak teratur, waktu proses yang lebih lama dapat disebabkan oleh kurang atau tidak adanya alat bantu kerja. Pada suatu industri setiap kita memindahkan bahan atau meletakkan bahan pastilah membutuhkan sebuah pallet kayu yang digunakan untuk mempermudah pemindahan bahan maupun menghindarkan bahan menyerap kadar air di lantai. Selain itu pallet juga berfungsi untuk membuat proses pemindahan bahan baku ataupun pengerjaan jadi lebih efisien. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi di pabrik furnitur, yaitu di PT Alinea Jaya Semarang, untuk mengetahui waktu proses perpindahan bahan baku dari bahan awal diambil sampai bahan selesai diproses dapat dilakukan dengan menggunakan metode baru yang menambahkan pallet kayu sebagai tempat bahan awal dan memperpendek jarak bahan dari mesin. Pengolahan data diawali dengan analisa terhadap metode pengerjaan yang lama, adapun dengan perhitungan waktu baku, waktu normal, dan menentukan efisiensi dari tiap metode kerja dan melakukan perbandingan efisiensi yang nyata dari metode yang lama dengan metode yang baru. Hasil dari penelitian, bahwa setelah dilakukan perubahan cara kerja dengan penambahan pallet dan memperpendek jarak bahan dengan mesin pada pembuatan konstruksi pada komponen Istanbul memperoleh efisiensi sebesar 2.280.
Efisiensi Proses Produksi Melalui Desain Tata Letak Mesin Menggunakan Metode From To Chart Marsudi, Ignatius Adhitjahjo L.; Wibowo, Meiadi Edi; Desiano, Yakobus
Jurnal Lingkungan Karya Arsitektur Vol. 1 No. 1 (2022): Architecture, Room, Structure, Management, Material
Publisher : Darma Cendika Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37477/lkr.v1i1.261

Abstract

Salah satu faktor yang menentukan produktivitas pabrik adalah tata letak mesin. Kelelahan yang berlebihan, proses yang tidak teratur, waktu proses yang lebih lama dapat disebabkan oleh tata letak mesin yang kurang tepat. Strategi perancangan ulang terhadap tata letak merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan efisiensi kinerja pabrik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi di pabrik furnitur, yaitu CV. Mebel Internasional Semarang. Produksi komponen-komponen furniture, berupa panel, di CV. Mebel Internasional Semarang dilaksanakan oleh bagian atau Divisi Peneling. Pada divisi ini terdapat satu unit mesin CNC, dua unit mesin table saw, satu unit mesin hot press, satu unit mesin wide belt sander dan satu unit mesin spindle moulder. Peletakan mesin-mesin produksi di divisi ini disusun atas dasar pengalaman, pada waktu proses produksi yang sesungguhnya belum terjadi. Peletakan mesin-mesin dengan cara ini, dimana belum memungkinkan adanya data terkait dengan karakter dan jumlah perlintasan komponen. Tidak adanya data terkait jumlah dan perlintasan komponen, menyebabkan belum memungkinkan untuk dilakukan penghitungan untuk memperoleh tata letak yang memberikan fungsi produksi yang optimal. Penelitian ini merupakan penelitian perancangan ulang tata letak mesin-mesin dalam rangka menemukan tata letak yang lebih efisien. Peningkatan efisiensi dilakukan melalui perbandingan bobot perpindahan komponen furnitur yang diproses dari satu mesin ke mesin pada proses berikutnya. Metode yang digunakan adalah From To Chart untuk mengetahui Bobot Perpindahan. Percobaan perancangan tata letak dilakukan melalui 3 tahap perancangan tata letak mesin. Bobot perpindahan tata letak awal sebesar 488,3. Rancangan tata letak alternatif-1 menghasilkan bobot perpindahan 331,24. Rancangan tata letak alternati-2 menghasilkan bobot perpindahan paling kecil, yaitu 239,96. Rancangan tata letak alternatif-3 menghasilkan bobot perpindahan 247,68.