Seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan layanan perbankan yang praktis dan aman khususnya dalam menghadapi maraknya kejahatan siber, inovasi layanan ATM Cardless yang diterapkan oleh BPRS Bhakti Sumekar cabang Pragaan menjadi solusi baru untuk menjawab kebutuhan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas keamanan dan resiko layanan ATM Cardless terhadap tingkat kepuasan nasabah, dengan mengacu pada lima dimensi SERVQUAL, serta mengkaji penerapan prinsip keamanan informasi melalui pendekatan CIA Triad (Confidentiality, Integrity, Availability). Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara kepada karyawan dan nasabah, serta dokumentasi. Alasan pemilihan lokasi di BPRS Bhakti Sumekar cabang Pragaan didasarkan pada tingkat penggunaan layanan ATM Cardless yang cukup tinggi dan kesiapan infrastruktur digital perbankannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan ini memberikan pengalaman transaksi yang efisien, aman, dan mudah digunakan. Dari total 6.786.000 nasabah, sekitar 1.087.000 atau 16,02% telah memanfaatkan layanan ini tanpa mengalami kasus penyalahgunaan data atau kehilangan saldo. Selain kemudahan dalam bertransaksi, keamanan menjadi faktor utama yang meningkatkan kepercayaan nasabah. Layanan ini juga memenuhi kelima aspek SERVQUAL serta didukung sistem keamanan berlapis seperti PIN permanen, OTP, dan fitur pemblokiran otomatis. Layanan ATM Cardless berkontribusi besar terhadap kepuasan nasabah dan terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas layanan perbankan berbasis digital.