Sampah merupakan permasalahan lingkungan yang signifikan, terutama di wilayah pedesaan seperti Desa Pejambuan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, yang belum memiliki sistem pengelolaan sampah yang memadai. Program PANGKAS (Program Aksi Nyata dengan Kelola Sampah) dirancang sebagai bentuk intervensi untuk mengatasi permasalahan ini melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat. Tujuan program ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemilahan sampah serta mengubah perilaku dalam pengelolaannya. Intervensi dilakukan dalam bentuk penyuluhan, penyediaan tong sampah sistem pilah, dan pembentukan tim relawan Sahabat Lingkungan untuk monitoring berkelanjutan. Penyuluhan dilaksanakan secara partisipatif dengan metode ceramah, diskusi, dan media visual, serta dilengkapi evaluasi pre-test dan post-test yang menunjukkan peningkatan rerata skor pengetahuan dari 62,66 menjadi 76,66. Meskipun uji statistik Wilcoxon menunjukkan peningkatan tidak signifikan secara statistik (p=0,052), tren peningkatan pengetahuan terus berlanjut dalam tiga kali monitoring lanjutan, dengan persentase warga berpengetahuan baik meningkat dari 60% menjadi 80%. Selain itu, penggunaan tong sampah pilah dan keterlibatan Sahabat Lingkungan berhasil mengurangi sampah berserakan dan meningkatkan kebersihan lingkungan. Program ini menunjukkan bahwa kombinasi edukasi, fasilitasi, dan pelibatan komunitas dapat menjadi strategi efektif dalam mengatasi permasalahan sampah di tingkat masyarakat akar rumput.