Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar mahasiswa tentang identifikasi keberadaan mahkluk hidup dengan menggunakan pendekatan inquiry, serta meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap identifikasi mahkluk hidup menurut kondisi ekologinya. Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif, dimana suatu penelitian yang bermaksud mengadakan penjajakan atau pengenalan terhadap gejala tertentu. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yaitu pendekatan inquiry. Objek penelitian ini dilakukan di lahan hutan Unima sedangkan subjek penelitian adalah mahasiswa semester 5 Jurusan Pendidikan IPA. Untuk pengambilan data dilakukan dengan observasi, tes, serta dokumentasi lalu data diolah secara deskriptif kualitatif dan persentase kuantatif. Berdasarkan hasil penelitian dari kedua kelompok sebagai subjek penelitian terhadap proses pembelajaran konsep sains dari mengidentifikasi keberadaan mahkluk hidup, dimana persentase tingkat ketuntasan kelompok 1 yaitu 83% dikategorikan sangat baik dan untuk kelompok 2 yaitu 79% dikategorikan baik. Dari kedua data tersebut disimpulkan bahwa pembelajaran eksploratif sangat bermanfaat bagi mahasiswa karena dengan menggunakan pendekatan inquiry dan alam terbuka sebagai media belajar dapat merangsang subjek (mahasiswa) untuk berimajinasi hingga berpikir kritis dan lebih suka belajar, memberikan pengalaman yang menyeluruh dan nyata serta dapat mempelajari berbagai macam konsep dan cara mengaitkannya dengan masalah-masalah kehidupan nyata.