Feri, Jonny
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Manajemen Kepala Sekolah dalam Pengembangan SDM untuk Meningkatkan Kinerja Guru di SD Negeri 1 Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu Feri, Jonny; Manurung, Chairul; Alvionita, Icha; Harahap, Amin
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025): June-September 2025
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i2.1269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam peran manajemen kepala sekolah dalam mengembangkan sumber daya manusia (SDM) guna meningkatkan kinerja guru di SD Negeri 1 Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu. Fokus utama penelitian ini adalah pada strategi-strategi manajerial yang diterapkan oleh kepala sekolah dalam membina dan memberdayakan guru, serta kendala-kendala yang dihadapi beserta solusi yang dilakukan untuk mendukung pengembangan profesionalisme guru. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap kepala sekolah dan empat orang guru kelas sebagai informan utama, serta dokumentasi sebagai data pelengkap. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan aktif sebagai manajer, motivator, fasilitator, dan pembimbing dalam mengembangkan SDM guru. Strategi yang digunakan meliputi evaluasi kinerja rutin, pemberian motivasi, pelibatan guru dalam pelatihan seperti MGMP, penyediaan fasilitas pembelajaran, serta supervisi yang bersifat pembinaan. Selain itu, ditemukan beberapa kendala seperti keterbatasan fasilitas digital, rendahnya penguasaan teknologi oleh guru senior, dan kurangnya partisipasi guru dalam pelatihan. Solusi yang diterapkan mencakup pendampingan teknologi secara intensif, pembentukan tim berbagi pengetahuan, komunikasi kekeluargaan, pelatihan daring gratis, dan supervisi berbasis coaching. Secara keseluruhan, manajemen kepala sekolah yang adaptif, komunikatif, dan suportif terbukti efektif dalam meningkatkan kinerja guru serta menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan kondusif bagi peningkatan mutu pendidikan.
Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mengoptimalkan Pembelajaran untuk Meningkatkan Profesionalitas Guru SDN 11 Bilah Hulu Labuhanbatu Hairani, Ummy; Nomy, Aldyani Remadhina; Feri, Jonny; Manurung, Chairul; Harahap, Amin
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2715

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepemimpinan kepala sekolah SDN 11 Bilah Hulu dalam mengoptimalkan pembelajaran guna meningkatkan profesionalitas guru serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap Kepala Sekolah, Koordinator Kurikulum, dan guru-guru yang terlibat langsung dalam kegiatan pembelajaran, serta observasi partisipatif. Data sekunder diperoleh dari literatur, dokumen sekolah, jurnal, dan peraturan pendidikan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan strategi kepemimpinan yang terpadu, meliputi pengembangan kompetensi guru melalui pelatihan, workshop, dan bimbingan langsung; penciptaan budaya sekolah yang kondusif, kolaboratif, dan inovatif; serta penerapan dan pemantauan pembelajaran yang efektif dengan pendekatan partisipatif dan penggunaan metode inovatif. Strategi-strategi ini meningkatkan profesionalitas guru, kepercayaan diri, motivasi, dan kualitas pembelajaran di kelas. Selain itu, implementasi strategi dipengaruhi oleh faktor pendukung seperti kerja sama guru, budaya sekolah yang positif, ketersediaan pelatihan, serta motivasi guru, dan faktor penghambat seperti keterbatasan fasilitas, adaptasi terhadap metode baru, dan kendala waktu. Meskipun terdapat hambatan, dukungan kepala sekolah dan kolaborasi antar guru mampu meminimalkan dampak negatif sehingga strategi kepemimpinan tetap berjalan efektif.