Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN KEARIFAN LOKAL SEBAGAI MEDIATOR DALAM HUBUNGAN MODERASI BERAGAMA TERHADAP KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DI INDONESIA ani, anisaanisa
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 7 No. 2 (2025): Ahwal Syakhsiyah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol7.iss2.art2

Abstract

Indonesia, sebagai negara multikultural dengan keragaman agama dan etnis, menghadapi tantangan kompleks dalam menjaga kerukunan umat beragama. Penelitian ini mengeksplorasi peran kearifan lokal sebagai mediator dalam hubungan moderasi beragama terhadap kerukunan umat beragama. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan analisis Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM), studi ini melibatkan 100 responden dari berbagai latar belakang keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, moderasi beragama memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kearifan lokal (β = 0,346, p < 0,001), mengindikasikan bahwa sikap moderat dalam beragama mendorong pelestarian nilai-nilai budaya lokal. Kedua, kearifan lokal berpengaruh positif terhadap kerukunan umat beragama (β = 0,454, p < 0,001), menunjukkan bahwa praktik budaya tradisional berkontribusi pada harmonisasi hubungan antarumat beragama. Ketiga, moderasi beragama memiliki dampak kuat terhadap kerukunan umat beragama (β = 0,847, p < 0,001). Secara khusus, penelitian mengungkap peran mediasi kearifan lokal dalam hubungan moderasi beragama dan kerukunan umat beragama (β = 0,293, p = 0,001). Temuan ini menggarisbawahi bahwa kearifan lokal tidak sekadar menjembatani perbedaan, melainkan memperkuat mekanisme integrasi sosial melalui nilai-nilai toleransi, musyawarah, dan solidaritas.