Seiring dengan kemajuan teknologi, telah berkembang berbagai metode estimasi (perkiraan) yang memudahkan perhitungan estimasi sumber daya atau cadangan, dalam hal ini sumber daya terukur dari endapan nikel laterit. Estimasi sumberdaya dan cadangan mineral adalah perkiraan jumlah dan penyebaran mineral yang menguntungkan dan dapat diekstraksi secara sah dari cadangan mineral melalui penambangan atau pemanfaatan mineral. Metode Inverse Distance Weighted (IDW) merupakan salah satu metode evaluasi dengan pendekatanĀ blok model sederhana dengan mempertimbangkan titik-titik disekitarnya. Asumsi dari metode ini adalah nilai yang diinterpolasi lebih mirip dengan data sampel yang jaraknya dekat dibandingkan dengan yang jaraknya lebih jauh. Penelitian ini bertujuan mengetahui tahapan estimasi sumberdaya terukur endapan nikel laterit metode Inverse Distance Weighted (IDW) menggunakan software Surpac 6.3.2., dan menghitung volume, tonase dan kadarĀ hasil estimasi sumberdaya terukur endapan nikel laterit metode Inverse Distance Weighted (IDW) pada Blok Sarimukti, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Data yang diperlukan dalam penelitian ini berupa data assay, collar, survey dan geology. COG yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data yang diperoleh dari perusahaan pada lokasi penelitian, yakni 1,3% Ni sedangkan densitasnya 1,5 kg/m3. Hasil yang diperoleh dari estimasi sumberdaya terukur endapan nikel laterit pada Blok Sarimukti yaitu jumlah volume sebesar 160.740,6 m3 dan tonase sebesar 257.185 ton dengan rata-rata kadar ore sebesar 1,33%. Kata-kata kunci: Estimasi Sumberdaya, Metode Inverse Distance Weighted, Nikel Laterit.