Efyanti, Yasni
Pusat Penelitian dan Pegabdian pada Masyarakat, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci, Jambi

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM TRADISI SILATURAHIM MENJELANG RAMADHAN DI HAMPARAN RAWANG Efyanti, Yasni
Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol 16 No 1 (2016)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pegabdian pada Masyarakat, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci, Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam perkembangannya, budaya atau tradisi lahir seiring dengan kebutuhan masyarakat dalam sebuah lingkungan. Dengan demikian tradisi itulah yang akan menjadi ciri yang membedakannya dengan daerah lain. selanjutnya tradisi yang berkembang ini bertujuan untuk menyatukan masyarakat dan memberikan sumbangan-sumbangan pemikiran yang begitu arif bagi masyarakat. Dan inilah yang kemudian disebut dengan kearifan lokal.Salah satu tradisi yang masih terjaga yakni silaturahim menjelang ramadhan di Hamparan Rawang.Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yang menggambarkan fenomena yang terjadi di lapangan. Dari hasil penelitian maka dapatlah diketauhi bahwa bagaimana sebenarnya dalam tradisi ini mengandung makna yang sangat mendalam tentang jalinan kekerabatan antara “anak batino” dan “anak bajantan” akan selalu terjaga. Melalui tradisi silaturahim ini, meskipun harta pusaka keluarga dikelola oleh “anak batino” secara bergiliran melalui tradisi silaturahim ini “anak bajantan” dapat juga menikmatinya dari “ngatau bhauh” “anak batino” ke rumah “anak bajantan” sebelum Ramadhan.
ISLAM DAN EKONOMI Efyanti, Yasni
Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol 15 No 1 (2015)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pegabdian pada Masyarakat, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci, Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Repeating the process of fulfilling human needs makes humans can identify, classify and verify the behavior patterns that are more effective in fulfilling the needs of his life. In Islam all phenomena in this life is a situation that led humans to further recognize the greatness of God. how Islam sees about human activities in fulfilling the needs in terms of economic concepts. Syariat is a reference to the actions of Muslims in religious then it is closely related to the problem of faith, worship and muammalah. The purpose of shariah; in Islam is to achieve the benefit of servants, both the world and the hereafter. The benefit is based on five grounds, namely: Maintaining Religion-hifh ad-Din, soul-hifdh Maintaining an-nafs, Maintaining sense - hifzh al-aql, Maintaining, hifzh an-nas, wealth Maintaining hifzh mall. some economic policies based on the principles of the Quran is as follows: Allah is the absolute supreme ruler and owner of the entire universe, man is only the caliph of God on earth, not the actual owner, all owned and acquired by humans is the permission of Allah, therefore people who are less fortunate have a right of share of the wealth of people who are rich, more fortunate, Wealth must spin and should not be dumped, Economic exploitation in all its forms, including usury should be eliminated, Applying systems legacy as a redistribution of wealth, stipulate an obligation for all individuals, including for the poor Proses yang berulang dari pemenuhan kebutuhan manusia menjadikan manusia dapat mengidentifikasi, mengklasifikasi dan memverifikasi pola perilaku yang lebih efektif dalam memenuhi kebutuhan hidup. Dalam Islam semua fenomena dalam kehidupan ini merupakan suatu keadaan yang mengantar manusia untuk bisa lebih jauh mengenal kebesaran Allah. Islam melihat aktifitas manusia dalam memenuhi kebutuhan konsep ekonomi. Syariat itu merupakan rujukan tindakan umat Islam dalam beragama, erat kaitannya dengan masalah akidah, ibadah dan muammalah. Adapun tujuan syari;at Islam adalah mencapai kemaslahatan hamba. Kemaslahatan tersebut didasarkan pada lima dasar, yakni: Memelihara Agama-hifh ad-Din,Memelihara jiwa-hifdh an-Nafs,Memelihara akal – hifzh al-aql, Memelihara keturunhlan – hifzh an-nas, Memelihara kekayaan- hifzh mal. beberapa kebijakan ekonomi berdasarkan prinsip-prinsip al-Qur’an adalah sebagai berikut:Allah swt adalah penguasa tertinggi sekaligus pemilik absolute seluruh alam semesta, Semua yang dimiliki dan yang didapatkan oleh manusia adalah seizin Allah, oleh karenanya manusia yang kurang beruntung mempunyai hak atas sebagian kekayaan yang dimiliki manusia lain yang lebih beruntung, Kekayaan harus berputar dan tidak boleh ditimbun, Eksploitasi ekonomi dalam segala bentuknya, termasuk riba harus dihilangkan, Menerapkan system warisan sebagai redistribusi kekayaan, Menetapkan kewajiban bagi seluruh individu, termasuk bagi orang-orang miskin.
PERAN KESBANGPOL LINMAS DALAM PEMBINAAN ORGANISASI SOSIAL POLITIK DAN ORGANISASI KEMASYARAKATAN Efyanti, Yasni
Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol 18 No 02 (2018): Jurnal Islamika Volume 18 No 02
Publisher : Pusat Penelitian dan Pegabdian pada Masyarakat, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci, Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.333 KB) | DOI: 10.32939/islamika.v18i02.311

Abstract

Abstract: Development in the socio-political field and stabilization of political awareness of life are necessary for every citizen, in order to achieve Pancasila Democracy so that it can guarantee the smooth running of the business to achieve the national goals. This research uses a practical juridical approach. The data obtained will then be analyzed qualitatively by drawing conclusions using inductive methods. The results of this study include: 1) the efforts made by KESBANGPOL LINMAS Sungai Penuh City to maintain political stability in the field of social politics is to provide guidance to existing community organizations, such training is carried out through training in the field of political social. Whereas for social and political power organizations, guidance in the implementation of elections is conducted by conducting scale meetings twice a year to administrators of social political organizations, helping to solve problems faced by these organizations in facing general elections and helping to hold operational facilities.