Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Krisis Sosial Dalam Novel Nasibe Guru Haryoko Kajian Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough Zahroh, Adinda Alfiranda; Mulyana, Mulyana
Jurnal Online Baradha Vol. 19 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/job.v19n1.p302-317

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis wacana kritis dari novel Nasibe Guru Haryoko. Dalam penelitian ini dicermati dalam segala aspek mikrostruktural, mesostruktural, dan makrostruktural yang dikembangkan untuk mengolah teks dalam novel. Penelitian ini menggunakan objek penelitian yaitu novel berbahasa Jawa dengan judul Nasibe Guru Haryoko yang ditulis oleh seorang penulis Bernama Tulus Setiyadi. Penelitian ini menggunakan model analisis wacana kritis Norman Fairclough. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang digunakan sebagai dasar berpikir. Hasil penelitian menenjukkan bahwa dalam novel Nasibe Guru Haryoko melakukan pemilihan diksi, penggunaan kalimat sebab-akibat penggunan kalimat luas sebab akibat atau disebut sebagai dimensi teks bahasa sebagai alat linguistik yang didalamnya terdapat ideologi, yang kedua adalah dimensi kewacanaan dimana menginterpretasikan teks dan konteks. Ketiga adalah dimensi praktik sosial budaya atau mesostruktural dimana dalam wacana ditentukan oleh adanya proses sosial. Kata Kunci : Sosial, Fairclough, Novel, Krisis
E-Module of Macapat Song Art Course to Improve Effectiveness of Students' Independent Activities Hasan, Latif Nur; Marsudi, Marsudi; Utami, Respati Retno; Anggapuspa, Meirina Lani; Zahroh, Adinda Alfiranda
Javanologi: International Journal of Javanese Studies Vol 8, No 2 (2025): Javanologi Volume 8 No. 2: June
Publisher : Pusat Unggulan Ipteks Javanologi Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/javanologi.v8i2.98109

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of e-modules designed with a step-by-step exercise model in supporting student activities in learning Tembang Macapat. The research was conducted using classroom action research involving five main learning activities, including notation practice and vocal exercises. Observations were made over two learning days. Results showed that students initially focused heavily on complex tasks, while simpler tasks were completed more gradually. On the second day, student performance became more balanced and efficient, indicating adaptation to the structured e-module design. Activity 4 showed increased engagement, reflecting deeper cognitive involvement. The findings suggest that structured e-modules can improve learning efficiency and student independence in traditional music education. This study contributes to the integration of local cultural content into digital learning tools and offers a practical model for designing adaptive and culturally responsive learning resources in arts education.