Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis optimasi kinerja simpang empat tanpa sinyal menggunakan simulasi lalu lintas: Studi kasus pada Jalan Poros Lebanan, Jalan Raja Alam, dan Jalan H.A.R.M Ayoeb, Kota Tanjung Redeb, Kabupaten Berau Pratama, Rafli Yunianto
Hexatech: Jurnal Ilmiah Teknik Vol. 4 No. 1 (2025): Hexatech: Jurnal Ilmiah Teknik
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/hexatech.v4i1.1468

Abstract

Pertumbuhan penduduk di Kota Tanjung Redeb berdampak pada meningkatnya permasalahan lalu lintas, terutama pada simpang tanpa sinyal di KM 5. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja simpang empat tak bersinyal di pertemuan Jalan Poros Lebanan, Jalan Raja Alam, dan Jalan H.A.R.M Ayoeb. Analisis mencakup kapasitas, derajat kejenuhan, tundaan, dan peluang antrian menggunakan metode MKJI 1997, serta memberikan rekomendasi perbaikan untuk mengoptimalkan fungsi simpang tersebut. Berdasarkan hasil simulasi lalu lintas, diperoleh nilai kapasitas sebesar 2789,895 smp/jam, nilai derajat kejenuhan 1,358, dan nilai tundaan -329,761. Beberapa alternatif solusi diusulkan, yaitu pemasangan rambu wajib belok kiri, pemberlakuan sistem satu arah, serta larangan belok kanan untuk meningkatkan kelancaran aliran lalu lintas di simpang tersebut. Alternatif terbaik yang dapat diterapkan adalah alternatif 5, yang melibatkan pemasangan rambu wajib belok kiri dan pemberlakuan sistem satu arah dari beberapa arah, disesuaikan dengan kondisi lingkungan setempat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang aplikatif untuk meningkatkan kinerja simpang empat di kawasan tersebut.
Optimizing of Integrated Port Infrastructure Design to Improve Maritime Logistics Efficiency in Eastern Indonesia Pratama, Rafli Yunianto
Journal of Maritime Policy Science Vol. 2 No. 3 (2025): December, 2025
Publisher : Center for Maritime Policy and Governance Studies. Universitas Maritim Raja Ali Haji. Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jmps.v2i3.7968

Abstract

Efficient port infrastructure is essential for reducing maritime logistics costs and strengthening inter-island connectivity in Eastern Indonesia, where many ports still face constraints such as insufficient basin depth, inefficient berth geometry, and breakwater systems that are not fully aligned with local oceanographic conditions. This study investigates how optimizing an integrated port-infrastructure design can improve maritime logistics efficiency and lower sea-transport costs by focusing on three technical components: modern-ship-compatible berth design, optimal harbor basin depth, and effective breakwater planning. A mixed-method approach was employed, combining a systematic review of recent scientific publications (2023–2024), technical design assessment against relevant international recommendations, and multi-site case studies supported by semi-structured interviews and operational document analysis. Results indicate that increasing basin depth from 10.5 m to 14 m can raise vessel carrying capacity by up to 35% and reduce regional logistics costs by approximately 22–28%. Optimizing berth dimensions to a 600–800 m effective length and 50–65 m operational width can improve cargo handling efficiency by up to 40%, while a site-adapted rubble-mound breakwater can cut weather-related operational downtime by about 15–20%. These findings demonstrate that strategically integrated design optimization can substantially enhance port throughput, reliability, and cost competitiveness in Eastern Indonesia; therefore, prioritizing targeted infrastructure investment, adopting fit-for-purpose international design standards, and strengthening digital port management are recommended to accelerate regional economic connectivity.