This Author published in this journals
All Journal Kode : Jurnal Bahasa
Mila , Nur Annisa Lailatul
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tradisi Sekaten: Jembatan Internasionalisasi Bahasa Indonesia dalam Pembelajaran BIPA Bernuansa Budaya Jawa Sholihah , Fitria Almaratush; Mila , Nur Annisa Lailatul; Tamimi , Sabrina; Hartono , Tirza Marshanda
Kode : Jurnal Bahasa Vol. 14 No. 1 (2025): Kode: Edisi Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v13i1.65898

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendukung internasionalisasi bahasa Indonesia dengan mendukung pengembangan bahan ajar BIPA berbasis tradisi Sekaten, sebuah warisan budaya Jawa yang kaya akan nilai-nilai seni, adat istiadat, dan spiritualitas. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif melalui studi literatur, analisis budaya, dan observasi dokumentasi visual maupun audio visual tradisi Sekaten. Analisis tematik dilakukan untuk mengidentifikasi elemen budaya yang relevan, seperti musik gamelan, prosesi Grebeg Maulud, dan makanan tradisional, serta potensi penggunaannya dalam pembelajaran BIPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi tradisi Sekaten dalam bahan ajar BIPA mampu meningkatkan minat, motivasi, dan pemahaman pemelajar asing terhadap bahasa Indonesia. Elemen budaya Sekaten, seperti musik gamelan dan narasi sejarah, dapat digunakan untuk mengajarkan berbagai keterampilan bahasa dan membangun kompetensi interkultural siswa. Selain itu, bahan ajar berbasis Sekaten mendukung diplomasi budaya Indonesia, memperkenalkan warisan budaya lokal ke dunia internasional. Pengembangan bahan ajar BIPA berbasis tradisi Sekaten tidak hanya memperkaya pengalaman belajar siswa, tetapi juga mendukung internasionalisasi bahasa Indonesia sebagai alat diplomasi budaya. Kesimpulan penelitian ini merekomendasikan kolaborasi lebih lanjut antara pemerintah, akademisi, dan praktisi untuk mengatasi tantangan pengintegrasian budaya lokal dalam bahan ajar BIPA.