Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Effect of Sea Sand Addition on Liquid Limit, Plasticity Index, and CBR of Clay Soil Ndruru, Fajar Kurniawan; Nasution, Ridwan; Lubis, Yusuf Parlagutan
International Journal of Mechanical Computational and Manufacturing Research Vol. 14 No. 1 (2025): May: Mechanical Computational And Manufacturing Research
Publisher : Trigin Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Soil is a composition of grains resulting from weathering of massive rock masses, where the size of each grain can be as large as gravel, sand, silt, clay and uncemented intergranular boxes including organic materials. Laboratory testing includes liquid limit tests, plastic limits, and plasticity index, soil specific gravity, compaction and laboratory CBR to determine soil strength. The method used in this study is the Experimental method, which is a method carried out by conducting experimental activities to obtain data. Based on the results of the research test using clay soil and sea sand, the CBR value with 100% clay soil and 0% sea sand was 5.41% with soil classification A-7-6, 85% clay soil and 15% sea sand obtained a CBR value of 8.82% with soil classification A-4 and 70% clay soil with 30% sea sand obtained a value of 10.55% with soil classification A-2-6. The better CBR value and soil classification are in 70% clay soil and 30% sea sand.
Evaluasi Penyebab Kerusakan Jalan Balai Desa Marindal II Dakhi, Wellyard; Nasution, Ridwan; Lubis, Yusuf Parlagutan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6416

Abstract

Kerusakan jalan merupakan permasalahan penting yang berdampak pada menurunnya fungsi jalan, meningkatnya risiko kecelakaan, serta kerugian ekonomi bagi masyarakat. Jalan sebagai infrastruktur transportasi darat memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas dan pertumbuhan ekonomi. Salah satu ruas jalan yang mengalami kerusakan adalah Jalan Balai Desa Marindal II, yang meskipun tingkat kerusakannya belum tergolong berat, tetap berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis kerusakan jalan serta menganalisis faktor penyebab kerusakan guna menentukan penanganan yang tepat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Penilaian kondisi jalan dilakukan menggunakan metode Bina Marga melalui survei visual untuk mencatat jenis dan tingkat kerusakan jalan, serta dikombinasikan dengan data Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) untuk menentukan nilai kondisi jalan dan prioritas penanganan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerusakan yang terjadi meliputi lubang, retak-retak (cracking), alur (rutting), serta kekasaran permukaan berupa disintegration, pelepasan butiran, dan fatty. Selain itu, sistem drainase yang kurang berfungsi dengan baik menyebabkan genangan air di permukaan jalan sehingga mempercepat proses kerusakan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kondisi perkerasan dan drainase yang tidak optimal menjadi faktor utama penyebab kerusakan Jalan Balai Desa Marindal II, sehingga diperlukan penanganan sesuai prioritas kondisi jalan untuk mencegah kerusakan yang lebih parah.