Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SEKULARISASI DAN IMPLIKASINYA DALAM PENDIDIKAN DAN POLITIK DI INDONESIA M.Faisol Zahwa
Indonesian Journal of Islamic and Social Science Vol 3 No 1 (2025): Indonesian Journal of Islamic and Social Science
Publisher : LPPM IAI Almuslim Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71025/d52ry507

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran dan Implikasi mengenai sekularisme dalam konteks pendidikan dan politik di Indonesia. Proses sekularisasi dalam kedua bidang ini telah berlangsung sejak lama, bahkan sebelum Indonesia meraih kemerdekaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data dikumpulkan dari berbagai buku dan artikel jurnal yang relevan dengan tema yang dibahas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diskursus mengenai pencarian versi sekularisme yang sesuai untuk Indonesia tidak dapat mengabaikan peran agama Islam sebagai kekuatan politik yang signifikan di negara ini. Sebagai agama mayoritas, Islam memberikan pengaruh besar dalam dinamika politik Indonesia. Oleh karena itu, perjalanan bangsa Indonesia tidak dapat dipisahkan dari negosiasi kreatif antara sekularisme dan agama. Salah satu contoh negosiasi tersebut terlihat dalam perumusan Sila Pertama Pancasila, yang mencerminkan usaha untuk mengintegrasikan nilai-nilai agama dalam kerangka negara yang sekuler.
SEKULARISASI DAN IMPLIKASINYA DALAM PENDIDIKAN DAN POLITIK DI INDONESIA M.Faisol Zahwa
Indonesian Journal of Islamic and Social Science Vol 3 No 1 (2025): Indonesian Journal of Islamic and Social Science
Publisher : LPPM IAI Almuslim Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71025/d52ry507

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran dan Implikasi mengenai sekularisme dalam konteks pendidikan dan politik di Indonesia. Proses sekularisasi dalam kedua bidang ini telah berlangsung sejak lama, bahkan sebelum Indonesia meraih kemerdekaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data dikumpulkan dari berbagai buku dan artikel jurnal yang relevan dengan tema yang dibahas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diskursus mengenai pencarian versi sekularisme yang sesuai untuk Indonesia tidak dapat mengabaikan peran agama Islam sebagai kekuatan politik yang signifikan di negara ini. Sebagai agama mayoritas, Islam memberikan pengaruh besar dalam dinamika politik Indonesia. Oleh karena itu, perjalanan bangsa Indonesia tidak dapat dipisahkan dari negosiasi kreatif antara sekularisme dan agama. Salah satu contoh negosiasi tersebut terlihat dalam perumusan Sila Pertama Pancasila, yang mencerminkan usaha untuk mengintegrasikan nilai-nilai agama dalam kerangka negara yang sekuler.