Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DINAMIKA KONSEP DIRI PADA ANAK JALANAN DI LAMPU MERAH KOTA MAKASSAR Wahyuni Husnah
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v6i2.5188

Abstract

Fenomena merebaknya anak jalanan merupakan persoalan sosial yang komplek yang dapat dijumpai di berbagai wilayah di Indonesia. Mengenai fenomena yang peneliti dapatkan dimana anak jalanan lebih menggunakan sebagian besar waktunya untuk melakukan aktivitas di jalan, dengan tujuan untuk membantu ekonomi keluarganya dan mencukupi kebutuhannya, dengan cara mengamen di lampu merah. Dalam penelitian ini subjek merupakan anak jalanan yang senantiasa setiap hari pulang kerumah dan masih memiliki hubungan baik dengan orang tuanya. Konsep diri sendiri merupakan gambaran yang dimiliki individu mengenai dirinya sendiri. Konsep diri juga bisa diartikan sebagai evaluasi individu mengenai dirinya sendiri, penilaian atau penafsiran mengenai diri sendiri oleh individu yang bersangkutan. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana gambaran konsep diri anak jalanan yang ada di sekitaran lampu merah Kota Makassar dimana pada penelitian ini dilakukan di titik rawan anak jalanan yaitu di lampu merah perempatan jalan sungai saddang Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara semi terstruktur, observasi non- partisipan dan dokumentasi. Keabsahan data yang peneliti gunakan yaitu trianggulasi sumber. Subjek pada penelitian ini berjumlah 3 orang anak jalanan dengan rentang usia 12-18 tahun. Hasil penelitian yang peneliti dapatkan bahwa gambaran konsep diri ketiga subjek yaitu positif. Terlihat dari subjek yang merasa bersyukur dengan keadaan dirinya, merasa cukup puas dengan dirinya meskipun diri subjek sadar bahwa dirinya memiliki kekurangan, merasa jadi pribadi yang tepat, memiliki hubungan baik dengan keluarga dan memiliki hubungan baik dengan lingkungan sekitarnya.