Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial Terhadap Interaksi Sosial pada Lansia Putri, Salsabila Zumari; Aziz, Ari Rahmat; Zukhra, Ririn Muthia
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol 3, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v3i1.6142

Abstract

Pendahuluan: Lanjut usia (lansia) merupakan kelompok yang rentan mengalami berbagai masalah akibat proses menua. Media sosial menjadi salah satu alat komunikasi yang mempermudah lansia untuk berinteraksi dan mendapatkan berbagai informasi karena menurunnya kemampuan aktivitas secara sosial interaksi dan peran lansia berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas penggunaan media sosial terhadap interaksi sosial pada lansia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini yaitu 97 responden di Wilayah Kerja Puskesmas Payung Sekaki yang diambil berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan analisa yang digunakan adalah bivariat menggunakan chi-square. Hasil: Analisis univariat yaitu peneliti mendapatkan mayoritas berjenis kelamin perempuan sebanyak 50 responden (51,5%), tingkat pendidikan tinggi (Diploma-Sarjana) sebanyak 48 responden (49,5%), dan status pekerjaan tidak bekerja sebanyak 55 responden (56,7%). Penggunaan WhatsApp berjumlah 92 responden (94,8%), intensitas penggunaan media sosial kategori tinggi sebesar 51 responden (52,6%), dan interaksi sosial kategori sedang berjumlah 38 responden (39,2%). Analisis bivariat hasil uji statistik menunjukkan, nilai p-value untuk intensitas penggunaan media sosial dengan interaksi sosial (0,002) alpha (0,005). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan interaksi sosial pada lansia.
Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial Terhadap Interaksi Sosial pada Lansia Putri, Salsabila Zumari; Aziz, Ari Rahmat; Zukhra, Ririn Muthia
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol 3, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v3i1.6142

Abstract

Pendahuluan: Lanjut usia (lansia) merupakan kelompok yang rentan mengalami berbagai masalah akibat proses menua. Media sosial menjadi salah satu alat komunikasi yang mempermudah lansia untuk berinteraksi dan mendapatkan berbagai informasi karena menurunnya kemampuan aktivitas secara sosial interaksi dan peran lansia berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas penggunaan media sosial terhadap interaksi sosial pada lansia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini yaitu 97 responden di Wilayah Kerja Puskesmas Payung Sekaki yang diambil berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan analisa yang digunakan adalah bivariat menggunakan chi-square. Hasil: Analisis univariat yaitu peneliti mendapatkan mayoritas berjenis kelamin perempuan sebanyak 50 responden (51,5%), tingkat pendidikan tinggi (Diploma-Sarjana) sebanyak 48 responden (49,5%), dan status pekerjaan tidak bekerja sebanyak 55 responden (56,7%). Penggunaan WhatsApp berjumlah 92 responden (94,8%), intensitas penggunaan media sosial kategori tinggi sebesar 51 responden (52,6%), dan interaksi sosial kategori sedang berjumlah 38 responden (39,2%). Analisis bivariat hasil uji statistik menunjukkan, nilai p-value untuk intensitas penggunaan media sosial dengan interaksi sosial (0,002) alpha (0,005). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan interaksi sosial pada lansia.