Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Dinamika Kelompok Wanita Tani Dalam Meningkatkan Keberhasilan Program Ketahanan Pangan 3K di Kalurahan Kemejing Fathurrohman, Reza; Nurlaela , Siti; Nalinda , Rika
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6, No 2 Juni 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v6i2.6339

Abstract

Kurangnya keberhasilan program ketahanan pangan di tingkat lokal yang disebabkan lemahnya soliditas dan dinamika kelompok, termasuk kelompok wanita tani (KWT) yang menjadi ujung tombak dalam implementasi program 3K (kandang, kolam, dan kebun). Dinamika kelompok yang rendah dapat memengaruhi efektivitas pelaksanaan program, terutama dalam hal koordinasi, peran, serta pelaksanaan fungsi dan tugas kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dinamika kelompok wanita tani terhadap keberhasilan program ketahanan pangan 3K di Kalurahan Kemejing. Penelitian ini menggunakan metode survei kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear berganda, melibatkan 82 responden dari total 457 anggota KWT yang dipilih melalui rumus Slovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari enam variabel dinamika kelompok yang diuji, hanya variabel fungsi dan tugas kelompok yang berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan program (nilai signifikansi 0,000 < 0,05). Sementara itu, variabel lain seperti tujuan kelompok, struktur kelompok, pembinaan dan pengembangan kelompok, keefektifan kelompok, serta kekompakan kelompok tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 53,3% menunjukkan bahwa lebih dari separuh variasi keberhasilan program dipengaruhi oleh dinamika kelompok, khususnya pada aspek fungsi dan tugas kelompok. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas internal kelompok, terutama dalam menjalankan fungsi dan tugas secara aktif dan konsisten untuk mendukung keberhasilan program ketahanan pangan lokal