ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memicu hambatan dalam implementasi Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) pada bidang pastry dan Bakery di PKBM Mutiara Bintang Kota Bengkulu. Program ini bertujuan untuk membekali peserta Paket C dengan keterampilan wirausaha untuk meningkatkan kemandirian ekonomi. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kendala utama meliputi rendahnya kehadiran peserta, perbedaan kemampuan dasar, minimnya respon terhadap evaluasi lanjutan, serta tantangan dalam pendampingan usaha. Penanganan tantangan ini memerlukan strategi seleksi peserta yang lebih ketat, peningkatan motivasi, dan penguatan sistem pendampingan pasca program. Kata kunci: Evaluasi, Hambatan Implementasi, Program PKW, Pendidikan Nonformal. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kendala dalam pelaksanaan Program Pendidikan Keterampilan Kewirausahaan (PKW) sektor pastry dan bakery di PKBM Mutiara Bintang Kota Bengkulu. Program ini bertujuan untuk membekali peserta Paket C dengan keterampilan berwirausaha guna meningkatkan kemandirian ekonomi. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan kendala utama meliputi kehadiran peserta yang rendah, perbedaan kemampuan dasar, minimnya respon terhadap evaluasi lanjutan, dan tantangan dalam pendampingan usaha. Penanganan kendala tersebut memerlukan strategi seleksi peserta yang lebih ketat, peningkatan motivasi, dan penguatan sistem pendampingan pasca program.