Veramawati, Hevy
Universitas Muhammadiyah Jember

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERBEDAAN PERSEPSI KUALITAS PELAYANAN DITINJAU DARI PENDONOR DARAH SUKARELA DAN PENDONOR DARAH PENGGANTI DI UNIT DONOR DARAH PALANG MERAH INDONESIA KABUPATEN JEMBER Veramawati, Hevy; ’aini, Siti Nur
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (954.63 KB) | DOI: 10.32528/ins.v10i2.301

Abstract

Persepsi kualitas pelayanan merupakan hasil interpretasi pendonor sukarelamaupun pendonor pengganti yang diberikan UDD PMI sebagai instansi kepadapendonor sebagai pelanggannya sesuai kebutuhan dengan harapan pendonormendapatkan pelayanan yang optimal dan memiliki motivasi serta ketertarikan untukmenjadi pendonor darah secara rutin dan terhimpun secara sukarela.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan persepsikualitas pelayanan antara pendonor darah sukarela maupun pendonor darah penggantidi Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia Kabupaten Jember.Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif, dengan menggunakanteknik incidental sampling dalam pengambilan sampel. Jumlah populasi dalampenelitian ini sebanyak 220 orang pendonor dan sampel penelitian ini sebanyak 134orang terdiri dari 67 pendonor darah sukarela dan 67 orang pendonor darah penggantiyang mendonorkan darahnya secara langsung di UDD PMI Kabupaten Jember.Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan skala persepsi kualitaspelayanan, α = dengan menggunakan teknik analisa data yang digunakan adalahregresi sederhana.Hasil analisa menunjukkan bahwa ada perbedaan antara persepsi kualitaspelayanan pendonor darah sukarela dengan persepsi kualitas pelayanan pendonordarah pengganti, yang ditunjukkan dengan nilai t sebesar 4,576; p < 0,005. Persepsikualitas pelayanan direspon secara positif sebesar 20,9 % dan 25,4 % secara negatif,dan persepsi kualitas pelayanan pada pendonor pengganti direspon sebesar 23,9 %secara positif, dan 25,4 % secara negatif.