Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (MEKAR) terhadap Perkembangan UMKM dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Tasa, Suriana; Fitrah, Tazqia Rahmatul
Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jahe.v2i1.5785

Abstract

Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (MEKAR) yang dijalankan oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) memiliki peran strategis dalam mendukung perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Dampak Program Mekaar Terhadap Perkembangan UMKM dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan untuk mengetahui Kendala yang dihadapi oleh pelaku UMKM dalam mengakses dan memanfaatkan Program Mekar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah  kepustakaan (library research)  dengan memanfaatkan kepustakaan dari riset sebelumnya melalui pengumpulan laporan dan data secara intensif menggunakan berbagai literatur, artikel, buku, catatan, majalah, referensi lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Mekaar oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) memiliki dampak signifikan terhadap perkembangan UMKM dan kesejahteraan masyarakat. Program ini memberikan pembiayaan tanpa agunan bagi pelaku usaha mikro, khususnya perempuan prasejahtera, untuk mengembangkan bisnis mereka. Program Mekaar juga mendorong inklusi keuangan dengan memperkenalkan pelaku usaha mikro pada layanan keuangan formal, membantu mereka mengelola kredit, serta membangun riwayat kredit yang positif. Pelaku UMKM menghadapi berbagai kendala dalam mengakses dan memanfaatkan Program Mekaar. Kurangnya pemahaman terhadap persyaratan administrasi Rendahnya literasi keuangan juga menyebabkan kesulitan dalam mengelola keuangan usaha, dan Pendampingan yang belum optimal dalam pengelolaan usaha, pencatatan keuangan, dan strategi pemasaran semakin memperburuk kondisi ini.
Dampak Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (MEKAR) terhadap Perkembangan UMKM dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Tasa, Suriana; Fitrah, Tazqia Rahmatul
Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jahe.v2i1.5785

Abstract

Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (MEKAR) yang dijalankan oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) memiliki peran strategis dalam mendukung perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Dampak Program Mekaar Terhadap Perkembangan UMKM dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan untuk mengetahui Kendala yang dihadapi oleh pelaku UMKM dalam mengakses dan memanfaatkan Program Mekar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah  kepustakaan (library research)  dengan memanfaatkan kepustakaan dari riset sebelumnya melalui pengumpulan laporan dan data secara intensif menggunakan berbagai literatur, artikel, buku, catatan, majalah, referensi lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Mekaar oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) memiliki dampak signifikan terhadap perkembangan UMKM dan kesejahteraan masyarakat. Program ini memberikan pembiayaan tanpa agunan bagi pelaku usaha mikro, khususnya perempuan prasejahtera, untuk mengembangkan bisnis mereka. Program Mekaar juga mendorong inklusi keuangan dengan memperkenalkan pelaku usaha mikro pada layanan keuangan formal, membantu mereka mengelola kredit, serta membangun riwayat kredit yang positif. Pelaku UMKM menghadapi berbagai kendala dalam mengakses dan memanfaatkan Program Mekaar. Kurangnya pemahaman terhadap persyaratan administrasi Rendahnya literasi keuangan juga menyebabkan kesulitan dalam mengelola keuangan usaha, dan Pendampingan yang belum optimal dalam pengelolaan usaha, pencatatan keuangan, dan strategi pemasaran semakin memperburuk kondisi ini.