Maretiosa, Mega
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Imam Al-Auza'i dalam Menjaga Stabilitas Negara di Bidang Sosial Maretiosa, Mega; Husni Azizi, Nandang
AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits Vol 1 No 2 (2023): AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37397/al-atsarjurnalilmuhadits.v1i2.452

Abstract

Ditinjau dari keberagaman etnis serta keyakinan, umat muslim dan umat lainnya memang tidak betumpu pada titik keyakinan beragama yang satu, namun mereka bertumpu pada titik kemanusiaan yang mengarah pada kedamaian sosial. Pemerintah harus membentuk pola relasi antar masyarakat berdasarkan keadilan sosial. Karena seluruh warga negara berhak tinggal dengan harmonis di negaranya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Imam Al-Auza’i, seorang ahli hadis pada masa dinasti Abbasiyah, mendapat julukan sebagai bapak toleransi di Lebanon walaupun beliau bukanlah seorang pejabat pemerintah. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Peneliti melakukan studi literatur atau kajian pustaka dengan mengumpulkan data-data yang relevan dengan tujuan penelitian. Peneliti dapat menyimpulkan dari hasil yang diperoleh, bahwa peran Imam Al-Auza’i dalam menjaga stabilitas negara di bidang sosial sangatlah penting. Meskipun saat itu Imam Al-Auza’i menolak untuk menjadi hakim. Namun, Maha Besar Allah yang telah mengatur segala pergerakan dan kebutuhan manusia sebagai makhluk sosial, menjadikan beliau tetap ikut andil dalam menjaga stabilitas sosial dengan metode yang unik dan hati-hati sesuai tuntunan Allah dan Rasul-Nya. Beliau sangat menjunjung keadilan tanpa melihat ras dan agama. Tiga cara Imam Al-Auza’i yang patut ditiru dalam menjaga stabilitas sosial adalah kebijakan beliau dalam menanggulangi masalah diskriminasi dan gratifikasi yang terjadi antara umat nasrani dengan pemerintah muslim, membunuh kegoisan antar masyarakat dan pemerintahnya, dan penolakan terhadap persekusi yang dilakukan pemerintah muslim kepada masyarakat non muslim. Masyarakat pada saat itu merasakan keadilan sosial atas kearifan dan ketegasan Imam Al-Auza’i. Hal itu membuat Imam Al-Auza’i sangat dihormati oleh umat muslim dan umat lainnya. Kata kunci : Imam Al-Auza’i, stabilitas sosial, toleransi