Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) di kelas IV SDN Tolokibit, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya hasil belajar siswa pada materi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, serta kurangnya keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2025 dengan subjek sebanyak 16 siswa, terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, di mana siklus I terdiri atas dua pertemuan (tanggal 7 dan 10 April 2025) dan siklus II terdiri atas satu pertemuan (tanggal 14 April 2025). Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Nilai rata-rata meningkat dari 68,75 menjadi 78,13, sedangkan persentase ketuntasan belajar meningkat dari 50% menjadi 93,75%. Pembelajaran dengan model PBL terbukti dapat mendorong siswa untuk lebih aktif dalam menyelesaikan masalah kontekstual, bekerja sama dalam kelompok, dan mengaitkan materi dengan kehidupan nyata. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan model Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas IV. Disarankan agar guru dapat menggunakan model ini sebagai alternatif pembelajaran yang inovatif dan partisipatif