Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Madani: Multidisciplinary Scientific Journal

Analisis Faktor yang Mempengaruhi Pergeseran Bahasa Daerah Komring dikalangan Generasi Muda Harahap, Rosminah; Sari, Miranda; S, Sugiarti
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 4 (2025): May
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15429083

Abstract

The problem of shifting the use of the Komering regional language among the younger generation is an important highlight in preserving local cultural diversity. The Komering language has an important role as a cultural heritage that maintains the identity of the Komering ethnic community. This phenomenon is caused by modern environmental pressures such as globalization, urbanization, the dominance of the Indonesian language, and social changes that narrow the space for the Komering language. This study aims to analyze the factors causing the shift in the Komering language among the younger generation. The descriptive qualitative research method was used with data collection through in-depth interviews, participatory observations, and documentation studies. The research informants were the younger generation of Komering language speakers in several areas of South Sumatra. The data were analyzed thematically-inductively to reveal the main themes causing the language shift. The results of the study show several main factors causing the shift in the Komering language. First, the dominance of the Indonesian language in the realm of formal education and mass media encourages the younger generation to use Indonesian more in everyday life. Second, the influence of globalization and information technology (social media, television, internet) strengthens exposure to Indonesian and foreign languages. Third, the attitude of the younger generation who considers the Komering language to have a lower social status compared to Indonesian reduces their interest in learning and using the Komering language. Fourth, the family parenting pattern that tends to use Indonesian in communication with children results in Komering children rarely interacting with Komering language from an early age. Fifth, the mobility of the younger generation to big cities limits the use of Komering language in daily interactions.
Analisis Reduplikasi pada Cerpen Dilalap dalam Lelap Karya Miranda Seftiana Pertiwi, Puji Adi; Sari, Miranda; Harahap, Rosminah; Rianza, Dika
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 12 (2025): Januari
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Morfologi adalah bidang ilmu bahasa yang mempelajari dasar-dasar bentuk kata, bagaimana ia berubah dan bagaimana perubahan ini berdampak pada arti (makna). Maka dalam analisis morfologi ini ada jenis yang menjadi utama, yaitu proses reduplikasi atau pengulangan bentuk kata. Reduplikasi atau pengulangan kata adalah proses pembentukan kata yang mengalami pengulangan bentuk dasarnya baik itu secara utuh atau penuh, sebagian dan berbagai fonem lainnya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis, mendapatkan dan memperoleh gambaran yang jelas tentang bentuk-bentuk reduplikasi dalam Cerpen Dilalap dalam Lelap karya Miranda Seftiana. Dalam penelitian ini menggunakan untuk mengetahui dan mempelajari reduplikasi Cerpen Dilalap dalam Lelap adalah penelitian atau pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Pendekatan kualitatif ini digunakan agar penelitian ini lebih mendalam pada pengumpulan data dan lebih memahami fenomenanya. Sedangkan dalam mengelompokkan data pada penelitian ini adalah metode penelitian kepustakaan. penelitian kepustakaan adalah proses pengumpulan jumlah data yang dapat digunakan oleh penulis untuk dimasukkan atau dimasukkan ke dalam tulisannya. Data yang dikumpulkan ini adalah berupa jenis-jenis reduplikasi yaitu reduplikasi penuh atau utuh (Dwilingga), reduplikasi sebagian (Dwipurwa), reduplikasi perubahan bunyi (Dwilingga salin suara), reduplikasi berimbuhan dan reduplikasi pemisah (Dwimakna). Dari penelitian yang sudah dilakukan dalam Cerpen Dilalap dalam Lelap karya Miranda Seftiana maka ditemukan hasil penelitian yaitu terdapat 31 temuan kata reduplikasi, Diantaranya adalah (1) reduplikasi penuh atau utuh (Dwilingga) ditemukan sebanyak 20 kata reduplikasi, (2) reduplikasi sebagian (Dwipurwa) ditemukan sebanyak 2 temuan, (3) reduplikasi perubahan bunyi (Dwilingga salin suara) ditemukan sebanyak 3 temuan, (4) reduplikasi berimbuhan ditemukan sebanyak 5 temuan dan (5) reduplikasi pemisah (Dwimakna) ditemukan sebanyak 1 temuan. Dari semua lima jenis reduplikasi yang sudah di analisi dapat disimpulkan bahwa reduplikasi penuh atau utuh yang paling banyak dibandingkan dengan reduplikasi sebagian, reduplikasi perubahan bunyi, reduplikasi berimbuhan dan reduplikasi pemisah. Diharapkan penelitian ini akan memberikan gambaran yang lebih baik tentang penggunaan dan efek reduplikasi dalam karya sastra yaitu cerpen.