Kesehatan mental merupakan bagian integral dari kesejahteraan manusia, yang memiliki kedudukan setara dengan kesehatan fisik. Di Indonesia, rendahnya literasi masyarakat mengenai isu kesehatan mental masih menjadi tantangan besar, tercermin dari tingginya stigma sosial dan terbatasnya akses terhadap bantuan psikologis. Kompleksitas permasalahan psikologis yang berkembang juga menuntut peningkatan kapasitas dan kompetensi penyedia layanan profesional. Sebagai respons terhadap kondisi tersebut, Pusat Psikoedukasi dan Layanan Psikologi dirancang sebagai solusi alternatif yang holistik untuk meningkatkan kesadaran, edukasi, dan akses terhadap layanan kesehatan mental. Fasilitas ini menyediakan layanan komprehensif berupa konseling, terapi, asesmen psikologis, seminar, lokakarya, pelatihan tenaga ahli, serta perpustakaan psikologi. Perancangan pusat ini mengacu pada metode Rosemary Kilmer, dengan pendekatan biophilic design untuk menciptakan ruang yang mendukung mental wellness. Konsep diarahkan pada penciptaan ruang-ruang meditatif yang mampu membangkitkan pengalaman alami, serta ruang pelatihan berbasis experiential learning dengan media pembelajaran yang variatif. Pusat ini diharapkan menjadi jembatan antara keilmuan psikologi dan kebutuhan masyarakat akan layanan yang inklusif, kolaboratif, dan mudah diakses