Chrisnandari, Rosita Dwi Chrisnandari
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

OPTIMALISASI INJEKSI AMONIA PADA INTERNAL WATER TREATMENT DI PT PLN NUSANTARA POWER UNIT 1 DAN 2 Dwiyanti, Berliana Dwiyanti; Andriani, Suryaning Priscelia; Chrisnandari, Rosita Dwi Chrisnandari; Perdana, Aditya Wahyu Perdana
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 11 No. 2 (2025): June 2025
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v11i2.6712

Abstract

Air umpan untuk boiler di PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Paiton berasal dari sungai desa klontong. Untuk menjadikan air sungai menjadi air umpan boiler, dilakukan suatu proses untuk menghilangkan kontaminan, ion-ion terlarut, dan gas. Pengolahan air setelah masuk kedalam boiler disebut sebagai Internal water treatment yang merupakan pengendalian atau pengolahan air yang dilakukan di dalam sistem air uap siklus PLTU. Salah satu parameter kualitas air umpan boiler adalah pH yang harus berada dalam rentang standar pabrik antara 9,2 hingga 9,6. Korosi pada pipa dan boiler dapat terjadi jika kadar pH tidak memenuhi standar pabrik. Perawatan berupa injeksi amonia diperlukan untuk mencapai pH yang memenuhi standar pabrik. Hal ini meningkatkan pH kondensat, air umpan, dan uap ke kisaran pH dimana laju korosi paling rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi kuantitatif mengenai jumlah amonia yang diperlukan untuk disuplai pada saat injeksi kedalam air umpan boiler agar pH air umpan menjadi basa. Metode yang digunakan untuk menghitung kebutuhan massa amonia yang diinjeksi adalah metode stoikiometri massa amonia. Hasil analisis dan perhitungan diperoleh kebutuhan massa amonia untuk menaikkan pH air menjadi 9 - 9.5 sebanyak 1.065.000 L/jam adalah sebesar 321,95 g/jam atau sebesar 0,00032195 ton/jam. Flowrate air untuk setiap jamnya bersifat fluktuatif menyesuaikan beban megawatt yang diproduksi oleh PLTU dengan kisaran ±1065000 L/jam. Untuk mencapai pH yang diinginkan jumlah amonia tersebut sudah optimal dan pH akhir sudah sesuai dengan standar kebutuhan industri.