Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Latihan Skipping dan Box Jump Terhadap Ketepatan Jump Smash Forhand Dalam Permainan Bulu Tangkis Di Mts Mi’rojul Ulum Pamekasan Madura Mohammad Faruq
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 3 No. 2 (2024): Maret 2024
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v3i2.1862

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan skipping dan box jump terhadap ketepatan jump smash forhand dalam olahraga Bulu Tangkis dengan studi kasus siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Mi’rojul Ulum Pamekasan, Madura. Sampel penelitian sebanyak dua puluh siswa dari dua kelompok yang telah ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimental pretest dan post test group design. Pengambilan dan penyajian data berdasarkan pada hasil observasi lapangan, yakni data hasil pre-test dan post-test. Tes menggunakan wall volley, dan hipotesis penelitian ini adalah ketepatan jump smash forhand siswa yang dipengaruhi latihan skipping dan box jump. Masing-masing kelompok (kelompok kontrol dan eksperimen) diberi perlakuan yang berbeda. Kelompok kontrol diberi latihan jump samash forhand, sedangkan kelompok eksperimen diberi latihan skipping dan box jump. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebelum diberikan pelatihan model skipping dan box jump (pre-test) sebagian besar (67,15%) peserta didik diketahui memiliki keterampilan ketepatan jump samash yang rendah. Setelah mendapatkan pelatihan model skipping dan box jump (post-test) sebagian besar (85,35%) peserta didik diketahui memiliki keterampilan jump samash forhand yang lebih baik. Hal ini terbukti dari hasil perhitungan uji t sig (2 tailed) sebesar 0,000 diketahui nilai sig (2 tailed) <0,05 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dalam keterampilan jump samash forhand peserta didik pada saat post test dibandingkan pada saat pre-test