Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Faktor Penyebab Ketidakmerataan Penyaluran Bansos kepada Masyarakat Miskin Ariansyah, Dekha; Sagita, Melly; Julia, Rahma Annisa; Sarmila, Sarmila
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 2, No 10 (2025): May
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15482268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab ketidakmerataan dalam penyaluran bantuan sosial, dampak ketidaktepatan distribusi terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat, serta merumuskan solusi atas ketimpangan tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat miskin masih menghadapi sejumlah kendala, khususnya dalam aspek akuntabilitas dan fleksibilitas. Beberapa permasalahan dalam penyaluran bantuan sosial yang ditemukan antara lain ketidaksinkronan data, ketidaktepatan sasaran, serta permasalahan alokasi anggaran. Faktor-faktor utama ketidakmerataan dalam penyaluran bantuan sosial meliputi data yang tidak akurat, minimnya sosialisasi dan informasi kepada masyarakat, serta ketiadaan mekanisme pengawasan yang jelas. Dampak dari kondisi ini mencakup diskriminasi antarwarga desa, timbulnya konflik kepentingan, serta menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Sebagai solusi, penelitian ini merekomendasikan perbaikan struktur birokrasi, penambahan sumber daya manusia di bidang UMKM, peningkatan kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah, serta pembaruan data penerima bantuan secara berkala.
ALTERNATIF KEBIJAKAN RENEGOSIASI PERJANJIAN KEMITRAAN PLASMA PADA KONFLIK LAHAN DESA UPANG JAYA Ariansyah, Dekha; Sarmila; Junaidi; Natalia, Desta; Prastia, Dwi Alverina
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 13 No. 2 (2026): 2026 Februari
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v13i2.702

Abstract

This study aims to formulate policy recommendations for resolving the oil palm plasma land conflict between the community of Upang Jaya Village and PT Trans Pasific Agro Industry (TPAI) in Banyuasin Regency, South Sumatra. A qualitative descriptive method was employed. Data were collected through a literature review, interviews with residents and village officials of Upang Jaya, and documentation from media sources and academic articles. Policy analysis was conducted using William N. Dunn’s evaluation criteria, including effectiveness, efficiency, adequacy, equity, responsiveness, and appropriateness. The findings indicate that Banyuasin Regent Decree Number 477 of 2012 has not been optimally implemented in delivering benefits to the plasma community. Based on the evaluation results, three policy alternatives were formulated, cross-sectoral coordination, revision or renegotiation of the plasma partnership agreement, and agrarian reform. The assessment shows that revising or renegotiating the plasma partnership agreement is the most feasible and realistic policy alternative.