Kunto, Yohanes Sondang
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Understanding Child Malnutrition Reduction in Indonesia Children Aged 0‒19 Years: A Linear Decomposition Approach Kunto, Yohanes Sondang
Jurnal Gizi dan Pangan Vol. 18 No. Supp.1 (2023)
Publisher : The Food and Nutrition Society of Indonesia in collaboration with the Department of Community Nutrition, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25182/jgp.2023.18.Supp.1.38-40

Abstract

This study examines child malnutrition reduction in Indonesia and whether it was due to improved nutrition in younger cohorts or reversal of malnutrition in older cohorts. Data were from five Indonesian Family Life Survey (IFLS) waves 1993–2015, comprising 59,973 observations from 29,073 children aged 0–19 years. This study used logit models to perform linear decomposition. The results show cohort replacement (AOR=0.992, p<0.01) and intracohort change (AOR=0.979, p<0.01) reduce stunting. However, these effects do not protect younger cohorts from being overweight (AOR=1.073, p<0.01) or prevent older cohorts from thinness (AOR=1.009, p< 0.01). In conclusion, there are cohort effects on child malnutrition reduction in Indonesia.
PENGARUH CITRA DESTINASI TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI DI KOTA BANYUWANGI Tjahjono, Evelyn; Wibowo, Felix Gustav; Andreani, Fransisca; Aprilia, Adriana; Kunto, Yohanes Sondang
Jurnal Manajemen Pemasaran Vol. 19 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/pemasaran.19.1.60-71

Abstract

Banyuwangi merupakan salah satu destinasi wisata yang populer di Jawa Timur yang menawarkan keindahan alam kepada wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan citra destinasi (citra kognitif dan afektif) dengan minat berkunjung kembali ke Banyuwangi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Data penelitian diperoleh dari distribusi kuesioner terhadap 133 responden. Teknik pengolahan data yang diterapkan adalah PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra kognitif berpengaruh signifikan terhadap citra afektif dan minat berkunjung kembali ke Banyuwangi. Demikian juga didapati pengaruh signifikan antara citra afektif dan minat berkunjung kembali ke Banyuwanagi. Pengujian efek mediasi memberikan hasil adanya mediasi parsial dari citra afektif pada hubungan antara citra kognitif terhadap minat berkunjung kembali ke Banyuwangi.
ANTARA SUASANA, LAYANAN, RASA, DAN HARGA: MENELUSURI KEPUASAN PELANGGAN GRAB-AND-GO COFFEE SHOP DI SURABAYA Ardhianto, Kevin; Christian, Bitia Misael; Aprilia, Adriana; Andreani, Fransisca; Kunto, Yohanes Sondang
Jurnal Manajemen Pemasaran Vol. 19 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/pemasaran.19.2.122-133

Abstract

Persaingan yang semakin ketat dalam industri kedai kopi grab-and-go, yang disebabkan oleh pertumbuhan pesat, telah mendorong para pelaku bisnis untuk kreatif menarik pelanggan baru sekaligus aktif mempertahankan kepuasan pelanggannya. Literatur sebelumnya mengidentifikasi empat faktor utama yang mungkin berkontribusi terhadap kepuasan pelanggan dalam industri ini, yaitu suasana (atmosphere), sikap karyawan (employee attitude), kualitas kopi (coffee quality), dan kewajaran harga (price fairness). Studi ini menginvestigasi apakah keempat faktor tersebut secara signifikan memengaruhi kepuasan pelanggan di kedai kopi grab-and-go di Surabaya. Sebanyak 120 responden direkrut selama periode September–November 2024 untuk berpartisipasi dalam survei. Analisis utama dilakukan menggunakan model regresi Ordinary Least Squares (OLS) dengan robust standard errors. Hasil menunjukkan bahwa, selain atmosphere (β = –0.062), faktor lainnya—employee attitude (β = 0.412), coffee quality (β = 0.336), dan price fairness (β = 0.297)—berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai p < 0.05. Menariknya, pelanggan tampak menghargai employee attitude lebih tinggi dibandingkan coffee quality maupun price fairness. Temuan ini menunjukkan bahwa pelaku bisnis dalam industri kedai kopi grab-and-go sebaiknya memprioritaskan employee attitude sebagai fokus strategis untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Akan tetapi, hal ini tidak berarti bahwa kualitas kopi dan kewajaran harga dapat diabaikan, karena keduanya tetap merupakan komponen penting dalam memuaskan pelanggan.