Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efek Imunomodulatori Suplementasi Spirulina Pada Manusia Dan Eksperimental Pada Tikus Alisha Jessica Martono
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): July : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v3i2.421

Abstract

Imunomodulator tampak menjadi bagian terpenting dalam dunia pengobatan. Imunomo- dulator membantu tubuh untuk mengoptimal- kan fungsi sistem imun yang merupakan sistem utama yang berperan dalam pertahanan tubuh di mana kebanyakan orang mudah mengalami gangguan sistem imun. Spirulina adalah mikroalga dalam keluarga cyanobacteria. Spirulina memiliki bentuk spiral dan mengandung konsentrasi tinggi C-phycocyanin, yang membuatnya berwarna hijau-biru. Senyawa C-phycocyanin pada Spirulina platensis yang dikenal memiliki sifat anti-inflamasi, anti- angiogenik, dan antioksidan. C-phycocyanin (C-PC), biliprotein yang ditemukan dalam alga hijau biru, seperti Spirulina platensis sering digunakan sebagai suplemen nutrisi makanan karena berbagai nilai terapeutiknya. Literature review ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh antara suplemetntasi spirulina pada manusia dan tikus. Tinjauan literatur pada makalah yang diterbitkan dalam bahasa Indonesia dalam 10 tahun terakhir (2014 - 2024) dilakukan dengan menggunakan database elektronik. Studi eksperimental dan kohort yang ditinjau pada atlet dan juga eskperimental tikus menunjukkan pengaruh dan suplementasi spirulina.