Sedya Santoso
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Efektif Dalam Inventarisasi Sarana Dan Prasarana Dalam  Upaya Mewujudkan Efisiensi Peningkatan Mutu Pembelajaran Islam Winarsih, Putri; Sedya Santoso
AL-Ikhtiar : Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 3 (2025): AL-Ikhtiar : Jurnal Studi Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/9xpv8b08

Abstract

Inventarisasi sarana dan prasarana merupakan aspek penting dalam pengelolaan pendidikan Islam yang berpengaruh langsung terhadap efisiensi dan mutu pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi efektif dalam inventarisasi sarana dan prasarana sebagai upaya mewujudkan efisiensi penggunaan sumber daya serta peningkatan mutu pembelajaran Islam. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai literatur relevan mengenai pengelolaan aset pendidikan, teknologi informasi dalam inventarisasi, serta manajemen mutu pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi inventarisasi yang terstruktur, berbasis teknologi, melibatkan seluruh pemangku kepentingan, serta disertai evaluasi dan pemeliharaan berkala mampu meningkatkan akurasi data, transparansi, dan efektivitas penggunaan sarana dan prasarana. Dengan demikian, strategi tersebut berkontribusi pada efisiensi pengelolaan sumber daya dan menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif sehingga mutu pembelajaran Islam dapat terus ditingkatkan. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi lembaga pendidikan Islam untuk mengadopsi strategi inventarisasi yang efektif guna mendukung tujuan pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan. Abstract Inventory of facilities and infrastructure is an important aspect in the management of Islamic education that directly affects the efficiency and quality of learning. This study aims to examine effective strategies in inventorying facilities and infrastructure as an effort to realize efficient use of resources and improve the quality of Islamic learning. The method used is a literature review by collecting and analyzing various relevant literature on educational asset management, information technology in inventory, and quality management of Islamic education. The results of the study indicate that a structured inventory strategy, technology-based, involving all stakeholders, and accompanied by periodic evaluation and maintenance can improve data accuracy, transparency, and the effectiveness of the use of facilities and infrastructure. Thus, this strategy contributes to the efficiency of resource management and creates a conducive learning environment so that the quality of Islamic learning can continue to be improved. This study provides recommendations for Islamic educational institutions to adopt an effective inventory strategy to support the goals of quality and sustainable education.
Pengaruh Motivasi, Model Pembelajaran, dan Budaya Sekolah terhadap Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam Sekolah Dasar Dewi Setia Rahayu; Sedya Santoso; Murtono
Jurnal Harmoni Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Harmoni Pendidikan
Publisher : Atha Publishing Globalindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/jhp.v1i2.96

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar, model pembelajaran, dan budaya sekolah terhadap prestasi belajar Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda terhadap 40 siswa sebagai responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga variabel independen tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar PAI, yang ditunjukkan oleh nilai uji parsial motivasi belajar (t = –1.760; p = 0.087), model pembelajaran (t = –0.292; p = 0.772), dan budaya sekolah (t = 1.314; p = 0.197), serta uji simultan yang juga tidak signifikan (F = 1.123; p = 0.353). Nilai koefisien determinasi (R² = 0.086) menunjukkan bahwa hanya 8,6% variasi prestasi dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Dengan demikian, ketiga faktor yang diteliti bukan merupakan prediktor utama prestasi PAI. Penelitian ini merekomendasikan perlunya memasukkan variabel tambahan seperti efikasi diri, kemampuan awal, dan dukungan keluarga untuk memperoleh model prediksi yang lebih komprehensif.