Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Problem Based Learning Dengan Eksperimen Untuk Meningkatkan Minat Belajar Ipa Pada Materi Campuran Di Kelas Viii Smpn 2 Sumber Nurul Waqidah; Nurwanti Fatnah; Teti Herawati
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2025): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, Mei 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v6i2.3720

Abstract

This classroom action research (CAR) aimed to enhance students' learning interest through the implementation of the Problem Based Learning(PBL) model combined with experimental methods on the topic of mixture separation methods in class VIII H of SMPN 2 Sumber. The research was conducted in two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. Data were collected through observation, learning interest questionnaires, and student interviews. The questionnaire results showed an increase in learning interest from 0.58% in the pre-action stage, to 0.70% in the first cycle, and further to 0.84% in the second cycle. This improvement was supported by observations and interviews indicating increased student engagement and understanding. Based on these findings, it can be concluded that the application of the PBL model with experimental activities effectively enhances students’ interest in science learning.
Peningkatan Hasil Belajar IPA Materi Senyawa Menggunakan Model Tgt (Team Games Turnament) Kelas VIII SMPN 2 Sumber Qoimatu Dinillah; Nurwanti Fatnah; Teti Herawati
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2025): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, Mei 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v6i2.3735

Abstract

This research investigated the efficacy of the Team Games Tournament (TGT) learning model in enhancing the learning outcomes of eighth-grade students (Class VIII E) at SMPN 2 Sumber in the subject of Natural Sciences (IPA), specifically focusing on the topic of chemical compounds. The study was motivated by observed low levels of student engagement and the prevalence of conventional instructional methods in teaching chemical compounds, a subject often perceived as abstract and challenging for a subset of learners. This situation potentially contributes to diminished overall achievement in Science. A Classroom Action Research (CAR) design, following the cyclical framework proposed by Kemmis and McTaggart, was employed. The research was conducted across two iterative cycles, each encompassing the phases of planning, action implementation, observation, and reflection. The participant sample comprised 37 students. Data were collected through systematic observation, summative tests, and relevant documentation, subsequently subjected to descriptive quantitative analysis. The findings revealed a statistically significant improvement in student learning outcomes pertaining to chemical compounds following the implementation of the TGT learning model. In the pre-cycle phase, only 22% of students achieved scores exceeding the established Learning Objectives Achievement Criteria (KKTP), with a mean score of 53,91. Subsequent to the intervention, the first cycle demonstrated an increase to 68% of students achieving mastery, with a corresponding mean score of 74,59. A more substantial improvement was evident in the second cycle, where 89% of students attained mastery, and the mean score reached 86,05. These increments suggest that the TGT learning model is an effective pedagogical strategy for fostering enhanced comprehension and improved learning outcomes in the context of teaching chemical compounds. Consequently, the TGT learning model presents a viable and engaging alternative for Science instruction, with the potential to significantly elevate student academic achievement.
Pengaruh Pelayanan Fiskus, Penerapan Sanksi Perpajakan dan Kesadaran Wajib Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak di Wilayah Kerja Kantor Pelayanan Pajak Kanwil DJP Sumatera Utara I Teti Herawati; Ahmad Hidayat
Neraca : Jurnal Akuntansi Terapan Vol. 7 No. 1: Oktober 2025
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen Stiami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam bidang perpajakan, pemerintah memegang peran yang sangat penting untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak, dimana Direktorat Jenderal Pajak (DJP) didongkrak secara terus-menerus untuk mampu memberikan peningkatan kepatuhan wajib pajak Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengevaluasi pengaruh pelayanan fiskus, penerapan sanksi perpajakan dan kesadaran wajib pajak secara simultan terhadap kepatuhan wajib pajak. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatif. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang dibagikan kepada responden yang menjadi sampel penelitian, yaitu pelapor wajib pajak yang berjumlah 400 orang. Sampel diambil menggunakan teknik random sampling (acak). Teknik pengolahan data dilakukan melalui analisis regresi linier berganda. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa pelayanan fiskus, sanksi perpajakan dan kesadaran wajib pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, yang dapat dilihat dari nilai t hitung masing-masing variabel lebih besar daripada t tabel dan nilai signifikansi lebih kecil daripada 0,05. Besarnya pengaruh masing- masing variabel bebas terhadap kepatuhan wajib pajak, secara parsial yaitu pelayanan fiskus mempunyai pengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dengan nilai t-hitung sebesar 13,040 > t- tabel1,966, sanksi perpajakan mempunyai pengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dengan nilai t-hitung sebesar 2,620 > t-tabel 1,966, dan kesadadaran wajib pajak mempunyai pengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dengan nilai t-hitung sebesar 14,431 > t-tabel 1,966, sedangkan secara simultan pelayanan fiskus, sanksi perpajakan dan kesadaran wajib pajak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, dengan nilai Fhitung sebesar 1051,658 > F tabel sebesar 2,605. Koefisien determinasi Adjusted R² adalah sebesar 0,888, artinya 88,80 % variasi kepatuhan wajib pajak dapat dijelaskan oleh pelayanan fiskus, sanksi perpajakan dan kesadaran wajib pajak.