This Author published in this journals
All Journal PESHUM
Gadis Nauli Napitupulu
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Bahasa Batak Toba Dalam Pelestarian Pengetahuan Tradisional Darma Liana Asyiah Lubis; Lutfhia Chairun Nissa; Agnes Wijayanti Sitinjak; Gadis Nauli Napitupulu; Lasenna Siallaan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i4.9205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman mahasiswa Pendidikan Antropologi mengenai peran bahasa Batak Toba dalam pelestarian pengetahuan tradisional serta mengidentifikasi langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya bahasa daerah.Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian mahasiswa masih memahami pentingnya bahasa Batak Toba, penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari semakin berkurang. Bahasa Batak Toba memiliki peran penting dalam menjaga dan mewariskan pengetahuan tradisional masyarakat Batak. Sebagai sarana komunikasi utama, bahasa ini tidak hanya digunakan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga dalam berbagai ritual adat serta penyampaian nilai-nilai budaya melalui tradisi lisan. Namun, globalisasi dan modernisasi menyebabkan penurunan penggunaan bahasa ini, terutama di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman mahasiswa Pendidikan Antropologi mengenai peran bahasa Batak Toba dalam pelestarian pengetahuan tradisional serta mengidentifikasi langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya bahasa daerah. Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan upaya revitalisasi bahasa melalui integrasi dalam pendidikan, pemanfaatan teknologi digital, dan penguatan peran komunitas dalam pelestariannya.