Marsya, Riska
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Orang Tua Dalam Menciptakan Keluarga Berkarakter Wulandari, Sri; Lisdawati; Marsya, Riska; Saleh, Sirajuddin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i4.9660

Abstract

Penelitian ini membahas tentang peran penting keluarga, khususnya orang tua, dalam pembentukan karakter anak sejak usia dini. Keluarga merupakan unit sosial terkecil yang memiliki peran strategis sebagai lingkungan pendidikan informal pertama dalam kehidupan anak. Karakter anak tidak hanya terbentuk dari pengaruh eksternal, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh pola asuh, nilai-nilai yang diterapkan, dan dinamika yang terjadi dalam keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menggambarkan pengalaman, pandangan, dan strategi orang tua dalam membentuk keluarga yang berkarakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter anak memerlukan konsistensi dalam penerapan nilai-nilai moral, keteladanan dari orang tua, serta lingkungan keluarga yang harmonis dan suportif. Selain itu, faktor-faktor seperti kondisi ekonomi keluarga, pemenuhan gizi, serta budaya yang ada dalam keluarga turut memengaruhi proses pembentukan karakter. Oleh karena itu, upaya menciptakan keluarga berkarakter harus melibatkan peran aktif orang tua dalam mendidik dan membimbing anak secara berkelanjutan, serta kerja sama dengan lingkungan sekitar untuk membentuk generasi yang tangguh, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Persepsi Jamaah Wahdah Islamiyah terhadap Tradisi Pernikahan di Desa Beroanging Kabupaten Jeneponto Marsya, Riska; Manda, Darman; Ridha, Rasyid
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 12 No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v12i1.33876

Abstract

This study aims to analyze the tradition of marriage in Beroanging Village, Jeneponto Regency, the perception of Wahdah Islamiyah pilgrims towards the wedding tradition in Beroanging Village, Jeneponto Regency, and the dynamics of social conflicts that arise from the difference in views of Wahdah Islamiyah pilgrims and the community towards the wedding tradition in Beroanging Village, Jeneponto Regency. Using a qualitative approach in phenomenological research, the data collection techniques employed include observation, interviews, and documentation. The results of the study show that the wedding tradition in Beroanging Village has various special series on the day before simorong, including Ammuntuli Je'ne, Anggentung, Appassili, A’bu’bu, Ammuntuli Korongtigi, A’ratek, Anjama Leko', and Akkorongtigi. Each series of marriage traditions has a meaning and value. The Wahdah Islamiyah congregation interprets the marriage tradition as a custom carried out by the previous person, whether carried out or not, will not affect the validity of a marriage bond. The community and the Wahdah Islamiyah congregation in Beroanging Village, Jeneponto Regency have quite significant differences of opinion. The community considers that the tradition of marriage cannot be left alone, while the Wahdah Islamiyah congregation has the opposite opinion. These differences present social conflicts, even though the disputes that occur fall into the category of non-confrontational conflicts.