p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PESHUM
Fera Zora
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemanfaatan Kearifan Lokal Dalam Pengembangan Produk Ekonomi Kreatif Di Indonesia Novilla Ramayani; Zahara Mahdalena; Refi Putri Juandrif; Fera Zora
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i4.9791

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal sebagai strategi pembangunan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis budaya di berbagai daerah di Indonesia. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menyoroti bagaimana ide, kreativitas, serta potensi lokal seperti budaya, tradisi, dan sumber daya alam dimanfaatkan untuk menciptakan produk bernilai ekonomi tinggi. Studi kasus di Bengkayang, Mamasa, Sebatik Tengah, Banyuwangi, dan Palembang menunjukkan bahwa ekonomi kreatif mampu meningkatkan pendapatan masyarakat, mengurangi pengangguran, serta memperkuat identitas budaya daerah. Keberhasilan pengembangan ini ditentukan oleh sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan pemanfaatan teknologi digital. Meskipun masih dihadapkan pada tantangan seperti keterbatasan infrastruktur dan modernisasi, penguatan sumber daya manusia dan pelestarian budaya menjadi kunci untuk keberlanjutan sektor ini di masa depan.
Peran Ekonomi Kreatif Dalam Pengembangan UMKM Miftahul Jannah; Chikal Gidya Abriella; Toarinal Haq; Fera Zora
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i4.9806

Abstract

Ekonomi kreatif memiliki peran strategis dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia, terutama di era digital yang menuntut inovasi dan adaptasi teknologi. Melalui pemanfaatan kreativitas, pengetahuan, dan teknologi digital, ekonomi kreatif mampu meningkatkan daya saing UMKM, memperluas akses pasar, serta mendorong penciptaan produk bernilai tambah. Penelitian ini menggunakan metode telaah pustaka untuk menganalisis hubungan sinergis antara ekonomi kreatif dan UMKM. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekonomi kreatif tidak hanya berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, tetapi juga memperkuat ketahanan UMKM. Namun, penguatan sumber daya manusia dan akses teknologi masih menjadi kendala utama yang harus diatasi melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas kreatif. Dengan penguatan ekosistem ekonomi kreatif, UMKM diharapkan dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi optimal terhadap perekonomian Indonesia.
Strategi Pengembangan Ekonomi Kreatif Melalui Penguatan Kearifan Lokal Di Daerah Wisata Selma Febriosa; Mutiara Latifa; Aldi Afriano; Fera Zora
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i6.10675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas strategi pengembangan ekonomi kreatif berbasis penguatan kearifan lokal sebagai fondasi dalam menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus melestarikan identitas budaya. Melalui studi literatur, analisis kebijakan, dan observasi berbagai praktik baik, artikel ini terutama mencakup kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri kreatif, masyarakat lokal, dan akademisi dalam menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi antara sektor pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis budaya tidak hanya meningkatkan daya saing daerah, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat lokal. Strategi yang diperlukan mencakup penguatan kapasitas SDM, perlindungan hak kekayaan intelektual, promosi berbasis digital, serta revitalisasi narasi budaya lokal sebagai aset ekonomi. Artikel ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan dan program pengembangan ekonomi kreatif yang berbasis kearifan lokal.