Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Dysmenorhore Exercises Reduce Menstrual Pain in Teenagers: DYSMENORRHEA EXERCISES TO REDUCE MENSTRUAL PAIN IN ADOLESCENTS Erni Chaerani; Hendra Kusumajaya; Nurwijaya Fitri
Journal of Nursing Care and Biomolecular Vol 10 No 1 (2025): Journal of Nursing Care and Biomolecular
Publisher : STIKes Maharani Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dysmenorrhea or unpleasant menstruation is the most common gynecological problem among young women, including lower abdominal pain, nausea and mild headaches. Dysmenorrhea exercise is a relaxation method that can be used to reduce discomfort (pain) during menstruation. This study aims to determine the effect of dysmenorrhoea exercises in reducing menstrual pain on the Pangkalpinang Ministry of Health Polytechnic students. The research design used was pre-experimental single group pretest-post test design with a research sample of 91 people. The results showed that the average pain level of respondents before doing dysmenorrhea exercises was 6,13 with a standard deviation of 1,784, while after doing dysmenorrhea exercises, the average pain level of respondents was 3,95 with a standard deviation of 1,797. The statistical test results obtained a p value of 0,000, it was concluded that there was a significant influence on the respondent's pain level before and after doing the dysmenorrhoea exercise. This means that dysmenorrhoea exercise has an influence in reducing the respondent's menstrual pain. It is hoped that the results of this research will provide benefits to educational institutions as reference material in learning, and for the community, especially teenagers, to avoid the symptoms of endometriosis which have an impact on women's health, quality of life and fertility.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS HIDUP (QUALITY OF LIFE) PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEMODIALISA apriliana; Hendra Kusumajaya; Rima Berti Anggraini
Journal Of Nursing Science Research Vol. 1 No. 2 (2024): Journal of Nursing Science Research
Publisher : Citra Internasional Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33862/jnsr.v1i2.466

Abstract

Patients suffering from chronic kidney failure and undergoing hemodialysis will experience disturbances in various aspects of their lives, including physical, psychological, social, and environmental which will ultimately affect their quality of life. This study aims to determine the factors associated with the quality of life of patients with chronic kidney failure undergoing hemodialysis. The research method is quantitative research with a cross-sectional approach. The sample in this study was 90 respondents. The sampling technique used in this study was non-probability sampling using a purposive sampling technique. Data analysis used the Spearman rho test. The results of this study found that the factors related to the quality of life in chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis with a ? ? value of 0.00 (<0.005) and r value = 0.866, anxiety with a ? ? value of 0.00 (<0.005 and r value ? 0.655, and depression with a ? ? value of 0.00 (<0.005) and r value = 0.644. The suggestion from this study is that the results of this study are expected to be used as literature and references to improve the quality of life in chronic kidney failure patients, especially in the psychological aspect.
FAKTOR- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ABORTUS INKOMPLIT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SEJIRAN SETASON KOTA MUNTOK KABUPATEN BANGKA BARAT TAHUN 2025 Yessi; Hendra Kusumajaya; Marleni
JURNAL FISIOTERAPI DAN ILMU KESEHATAN SISTHANA Vol. 8 No. 1 (2026): Januari : Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jufdikes.v8i1.2038

Abstract

Abortus inkomplit merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang ditandai dengan keluarnya sebagian hasil konsepsi dan sisanya masih tertinggal dalam uterus, yang dapat menimbulkan perdarahan hebat serta risiko kematian ibu jika tidak ditangani segera. Kejadian abortus inkomplit dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian abortus inkomplit pada ibu hamil di RSUD Sejiran Setason Kota Muntok Kabupaten Bangka Barat Tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang mengalami abortus inkomplit di RSUD Sejiran Setason. Jumlah sampel sebanyak 84 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi usia, paritas, riwayat abortus, pendidikan, pekerjaan, dan jarak kehamilan. Analisis data menggunakan uji Fisher’s Exact. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara usia (p=0,026), paritas (p=0,030), riwayat abortus (p=0,013), pendidikan (p=0,009), pekerjaan (p=0,035), dan jarak kehamilan (p=0,016) dengan kejadian abortus inkomplit. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa faktor usia, paritas, riwayat abortus, pendidikan, pekerjaan, dan jarak kehamilan berhubungan secara signifikan dengan kejadian abortus inkomplit. Diharapkan pihak rumah sakit dan tenaga kesehatan dapat meningkatkan skrining risiko serta edukasi kepada ibu hamil dalam upaya pencegahan abortus inkomplit.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MENINGKATNYA KEJADIAN KANKER SERVIKS PADA WANITA USIA SUBUR DI RSUD Dr. (H.C) Ir. SOEKARNO TAHUN 2025 Dian Chairunisah Dian; Hendra Kusumajaya
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 17 No. 02 (2026): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v17i02.652

Abstract

Kanker serviks sering menyerang sistem reproduksi wanita, terutama pada kelompok wanita usia subur (WUS). Penyebab utama kanker serviks adalah infeksi Human iPapilloma iVirus (HPV). Kanker serviks dapat berdampak luas terhadap kesehatan wanita secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor iyang iberhubungan idengan meningkatnya ikejadian ikanker iserviks ipada wanita iusia isubur. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan case control. Populasi dalam penelitian ini adalah semua wanita usia subur yang menderita kanker serviks pada tahun 2024 isebanyak 45 iorang. Sampel kelompok kasus dalam penelitian ini adalah seluruh wanita usia subur dengan diagnosis kanker serviks sebanyak 45 orang. Sedangkan sampel kelompok kontrol sebanyak 45 orang juga, wanita yang tidak terdiagnosis kanker serviks. Teknik pengambilan sampel menggunakan non probability sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara usia (?-value = 0,000), paritas (?-value = 0,011), ipenggunaan kontrasepsi hormonal (?-value = 0,000), dan riwayat keluarga (?-value = 0,000) dengan kejadian kanker serviks. Kesimpulan: Penelitian ini membuktikan bahwa terdapat ihubungan usia, paritas, penggunaan kontrasepsi hormonal dan riwayat keluarga idengan meningkatnya ikejadian kanker iserviks ipada iwanita usia subur di iRSUD iDr. (H.C) iIr. Soekarno Tahun 2025. Saran diharapkan wanita usia subur melakukan ipemeriksaan pap smear atau IVA test secara rutin.