Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Islamic Business Ethics in E-Commerce Trading: A Study of Fiqh Muamalah Regarding Contracts and Ownership Dallah, Dallah
Journal Markcount Finance Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam Daarut Thufulah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/jmf.v3i2.2261

Abstract

Digital commerce through e-commerce has changed the business landscape worldwide, including in Muslim societies. Although e-commerce is easy and efficient, there are still issues of fiqh muamalah, especially regarding ownership and sale transactions. Islamic business transactions are evaluated from the perspective of ethics and sharia compliance as well as technical aspects. Uncertainty, or gharar, can arise because many online transactions do not follow the principles of valid contracts and do not clearly state the ownership of goods. Therefore, it is important to learn how the principles of Islamic business ethics can be applied to e-commerce, especially in terms of ownership and contract relationships. This study aims to see how e-commerce practices are in line with the principles of Islamic business ethics, especially from the perspective of fiqh muamalah on contracts and ownership. In addition, this study also wants to provide suggestions to ensure that digital transactions are in accordance with sharia values. This study uses a qualitative approach with a library research method. Data were collected by analyzing classical and contemporary literature on fiqh muamalah, e-commerce, and case studies of online transactions. A descriptive-analytical approach was used to analyze the principles of contracts and ownership in Islam. The results show that many e-commerce transactions do not meet the requirements for a valid contract such as clarity of object, price, and ijab kabul. In addition, ownership of goods is often not legally transferred when the transaction is made, especially in a dropship system where the seller does not physically own the goods.
Mekanisme Investasi Saham Syariah Di Pasar Modal Indonesia: Tinjauan Prinsip, Regulasi, Dan Implikasi Ekonomi Umat Dallah, Dallah; Zurkarnaen, Zurkarnaen; Arpida, Arpida
Jurnal Warta Dharmawangsa Vol 20, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wdw.v20i2.8781

Abstract

Investasi saham syariah merupakan instrumen keuangan Islam yang berkembang pesat di Indonesia seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat Muslim terhadap pentingnya pengelolaan keuangan yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme investasi saham syariah di Pasar Modal Indonesia, mengkaji kerangka regulasi yang mengatur aktivitas tersebut, mendeskripsikan prinsip-prinsip syariah yang melandasi perdagangan efek syariah, serta mengidentifikasi implikasi ekonomi yang ditimbulkan bagi umat Muslim dan perekonomian nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) melalui telaah terhadap berbagai sumber literatur ilmiah, fatwa Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta laporan resmi lembaga pasar modal terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa investasi saham syariah di Indonesia dioperasikan melalui mekanisme yang terstruktur dan tunduk pada dua lapisan pengawasan, yaitu pengawasan OJK secara kelembagaan dan pengawasan DSN-MUI secara syariah. Saham syariah yang terdaftar dalam Daftar Efek Syariah (DES) memenuhi kriteria khusus terkait jenis usaha, rasio keuangan, serta bebas dari unsur riba, maysir, dan gharar. Mekanisme perdagangan saham syariah berlangsung melalui Jakarta Islamic Index (JII) dan indeks turunannya dengan prinsip transaksi yang bersih dan transparan. Implikasi ekonomi yang dihasilkan meliputi penguatan inklusi keuangan syariah, peningkatan partisipasi investor Muslim, serta kontribusi terhadap pembiayaan sektor riil yang halal dan produktif. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya literasi keuangan syariah dan mendorong partisipasi umat Muslim secara optimal di pasar modal Indonesia.