Firdaus Romadani, Waldi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI KEUANGAN BERBASIS SYARIAH:PENERAPAN DEPOSITO ‎DENGAN AKAD WADIAH DI BMT NU JATIM CABANG ‎PASONGSONGAN Rian Ramadhan, Muhammad; Tarmidzi Anas, Achmad; Firdaus Romadani, Waldi
Prosiding Pengabdian Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 4 No. 1 (2025): Prospeks
Publisher : LP2M IAI AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/pps.v4i1.862

Abstract

Perkembangan industri keuangan syariah di Indonesia terus meningkat, didorong oleh meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap layanan keuangan berbasis syariah. Salah satu instrumen penghimpunan dana yang banyak digunakan adalah deposito dengan akad Wadiah, yang memungkinkan nasabah menitipkan dana tanpa adanya kewajiban bagi lembaga keuangan untuk memberikan imbal hasil tetap. BMT NU Jatim Cabang Pasongsongan sebagai lembaga keuangan mikro syariah berupaya mengoptimalkan strategi keuangan berbasis syariah melalui penerapan deposito Wadiah guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam sistem keuangan syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran dan pengembangan produk deposito Wadiah di BMT NU Jatim Cabang Pasongsongan, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasi produk tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran berbasis digital, edukasi literasi keuangan syariah, serta fleksibilitas tenor simpanan menjadi faktor utama dalam meningkatkan daya tarik deposito Wadiah. Namun, beberapa tantangan masih dihadapi, seperti rendahnya literasi keuangan syariah di masyarakat, persaingan dengan lembaga keuangan lain, serta keterbatasan modal kerja. Oleh karena itu, diperlukan upaya optimalisasi strategi pemasaran, kolaborasi dengan komunitas keagamaan, serta peningkatan edukasi keuangan guna meningkatkan daya saing dan keberlanjutan produk deposito Wadiah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi lembaga keuangan syariah dalam meningkatkan inklusi keuangan syariah di Indonesia.