Ajariyah, Lilis Sarifatul
Fakultas Dakwah IAIN Purwokerto

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS TEKNOLOGI KOMUNIKASI TERHADAP PEMBANGUNAN MASYARAKAT DESA (Studi Kasus Desa Internet di Melung Kecamatan Kedungbanteng) Ajariyah, Lilis Sarifatul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jimrf.v5i2.996

Abstract

Pembangunan sebagai proses perubahan sosial menuju tataran kehidupan masyarakat yang lebih baik, bukanlah merupakan fenomena baru. Peradaban manusia tidak akan mencapai wujudnya yang sekarang, apabila tidak terjadi proses perubahan sosial yang terus-menerus, meskipun dengan intensitas yang bervariasi, pada masa yang lalu. Kompleksitas pembangunanyang ada, membutuhkan daya dukung komunikasi. Baik sebagai media sosialisasi, maupun proses pembentukan sikap dalam menumbuhkan partisipasi masyarakat.Oleh karena itu, ketersediaan dan penggunaan teknologi komunikasi dan informasi merupakan suatu prasyarat untuk pembangunan ekonomi dan sosial.Salah satu desa yang telah melakukanprogram Desa Internet untuk menunjang pembangunannya yaitu Desa Melung. Desa yang terkenal dengan sebutan desa internet ini memiliki luas area sekitar 1.320 hektar berada di ketinggian 600 meter dari permukaan laut, di Lereng Gunung Slamet. Jaraknya sekitar 20 kilometer dari jantung ibukota Kabupaten Banyumas dengan penduduk tak kurang dari 2.000jiwa. Tulisan ini menginformasikanseberapa efektif teknologi komunikasi mempengaruhi pembangunan masyarakat desa terutama di desa Melung.EFEKTIVITAS TEKNOLOGI KOMUNIKASITERHADAP PEMBANGUNAN MASYARAKAT DESA (Studi Kasus Desa Internet di Melung Kecamatan Kedungbanteng)
UMAT ISLAM INDONESIA (BUKAN) TERORIS: MENAMPIK ISU TERORISME DENGAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Ajariyah, Lilis Sarifatul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.618 KB) | DOI: 10.24090/jimrf.v3i1.1006

Abstract

The issue of Islam as a terrorist blows louder. State of Indonesia as the country with the most Islamic religion being similarly affected, especially because many Muslim citizens suspected and already proven to be involved in the case terosisme deadly juwa. To dismiss these issues, civic education is needed to instill nationalism that every citizen is not easily commit acts of terrorism, by reason of the difference, and so on. Citizenship education also provide a gap to every person to be able to live freely and comfortably in the country. Therefore, the implementation of civic education should be emphasized at all levels of formal and non-formal education because Islam alone is not enough.