Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efforts to Resolve Defaults in Crossing Ticket Sale and Purchase Agreement: at Merak-Bakauheni Port Aliyyah Fitrah Ramadan; Fadel M Diyatmo; Muhammad Zidan Diyatmo; Iis Krisnandar; Zelfi Ghaffar Aufiya
Indonesian Journal of Business Analytics Vol. 5 No. 3 (2025): June 2025
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijba.v5i3.14685

Abstract

Default is a form of negligence or non-conformity in carrying out obligations as required, either due to negligence or intentionality. Buying and selling is a transaction between sellers (verkoper) who intend to transfer ownership (eigendom) of an item to a buyer (koper) in exchange for a certain amount of money, as stated in Article 1457 of the Civil Code. In addition to examining the form and mechanism of dispute settlement that emerge, this study attempts to investigate the reasons that lead to defaults in the crossing ticket buy-and-sale agreement. The method used is empirical juridical with a qualitative approach, namely, examining the application of legal norms based on data and realities that occur in the field. This study also examines the role of treaty principles, including pacta sunt servanda, the principle of good faith, and the principle of legality, in determining the obligations of the parties and their legal implications. In addition, various dispute resolution mechanisms, such as negotiation, mediation, arbitration, and litigation, along with their effectiveness, were also examined. It is anticipated that the findings would further knowledge of Indonesian treaty law and dispute resolution procedures, particularly as they relate to purchasing and selling crossing tickets.  
Analisis Pelaksanaan Akad Mudharabah padaUsaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Cirebon Zelfi Ghaffar Aufiya; Irma Maulida; Tiara Syahfahira M. A; Siti Asmara
Citra Justicia : Majalah Hukum dan Dinamika Masyarakat Vol. 27 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/1dwz9249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan akad mudharabah pada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kota Cirebon. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif, dengan menelaah bahan hukum seperti peraturan perundang-undangan, buku, jurnal, kamus hukum dan sebagainya. Penelitian ini menemukan bahwa Pelaksanaan akad mudharabah pada sektor UMKM di Cirebon direalisasikan melalui perjanjian tertulis antara lembaga keuangan syariah selaku pemilik modal (shahibul maal) dan pelaku usaha mikro selaku pengelola dana (Mudharib). Perjanjian tersebut memuat ketentuan mengenai besaran modal, rasio pembagian keuntungan (nisbah), jangka waktu kerja sama, serta hak dan kewajiban masing-masing pihak. Keberadaan kontrak tertulis ini bertujuan untuk menciptakan kepastian hukum sekaligus menjamin prinsip keadilan dalam pelaksanaannya.