Dermawan, R. Indra
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBUKTIAN TERHADAP TINDAK PIDANA PERKOSAAN PADA TINGKAT PENYIDIKAN KEPOLISIAN Dermawan, R. Indra
Clavia Vol. 18 No. 3 (2020): Clavia : Journal of Law, Desember 2020
Publisher : Faculty Of Law Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/clavia.v18i3.6241

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari banyak sekali kaum perempuan yang mengalami kekerasan seksual terutama perkosaan, perempuan tidak dapat berbuat banyak untuk menghindarinya dan terpaksa membiarkan hal tersebut terjadi. Meskipun ada kemungkinan tindak pidana perkosaan korbannya adalah seorang laki-laki, tetapi presentasinya masih sangat kecil, itulah sebabnya mengapa perempuan adalah makanan empuk sasaran kejahatan, terutama kejahatan perkosaan, hal ini karena perempuan dianggap mahluk yang lemah jika dilihat dari kekuatan fisiknya dibandingkan dengan fisik laki-laki. Penelitian ini ber untuk mengetahui pembuktian atas tindak pidana pemerkosaan terhadap wanita dan mengajak masyarakat untuk tidak takut melaporkan tindak pidana pemerkosaan kepada pihak kepolisian serta membantu penegak hukum mengungkap tindak pidana tersebut. Penelitian ini dilakukan pada Polisi Sektor Panakkukang–Polrestabes Makassar. Selanjutnya data yang diperoleh dengan cara wawancara kepada penyidik /penyidik pembantu, korban, saksi – saksi serta tersangka pelaku tindak pidana perkosaan, selanjutnya penulis menjelaskan, menguraikan dan mengambarkan sesuai dengan permasalahan yang erat kaitannya dengan penelitian ini. Pembuktian kasus tindak pidana perkosaan sangat ditentukan hasil visum dari dokter, apabila hasilnya dokter menyatakan benar korban telah di perkosa, maka dengan ini pihak kepolisian akan segera melanjutkan kasus tersebut ketahap penyidikan sampai dengan berkas tersebut dinyatakan lengkap oleh jaksa penuntut umum In everyday life, many women experience sexual violence, especially rape. Women cannot do much to avoid it and are forced to let it happen. Although there is a possibility that the victim of rape is a man, the percentage is still very small, which is why women are easy targets for crime, especially rape, this is because women are considered weak creatures when viewed from their physical strength compared to men's physical strength. This study aims to determine evidence of rape against women and to invite the public not to be afraid to report rape to the police and to help law enforcement uncover the crime. This study was conducted at the Panakkukang Police Sector - Makassar Police. Furthermore, the data obtained by interviewing investigators / assistant investigators, victims, witnesses and suspects of rape, then the author explains, describes and illustrates according to the problems that are closely related to this study. Proof of a rape case is determined by the results of a doctor's post-mortem examination. If the doctor's results state that the victim was raped, then the police will immediately continue the case to the investigation stage until the files are declared complete by the public prosecutor