Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk satuan lingual, makna leksikal, dan makna kutural yang terkandung dalam leksikon motif batik tulis Brebes. Teori yang dipakai adalah antropolinguistik, leksikon, dan satuan lingual. Metode penyediaan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan sebagian besar motif batik tulis Brebesan merepresentasikan mata pencaharian, kondisi lingkungan, dan kreativitas pembatiknya dalam membuat motif yang beraneka ragam. Leksikon motif batik Brebesan Kabupaten Brebes menggambarkan mata pencaharian dan kondisi lingkungan didaerah tersebut. Beberapa motif menggambarkan nasihat dan pandangan mengenai kehidupan masyarakat Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes. Makna kultural paling banyak dalam leksikon motif batik tulis Brebesan berupa kreativitas masyarakat terutama pembatik dalam melestarikan kebudayaan yaitu batik dengan menciptakan motif-motif batik tulis Brebesan. Beberapa motif batik tulis Brebesan menggambarkan prinsip kesederhanaan dalam hidupnya. Kearifan lokal masyarakat di Kecamatan Salem direpresentasikan dalam leksikon motif batik tulis Brebesan. Kearifan lokal tersebut berupa nilai religius, nilai biologis, nilai ekologis, nilai ekonomis, dan nilai sosial.