Yudi Ari Adi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SEIAR Epidemic Model on the Spread on the Spread of COVID-19 in the Special Region of Yogyakarta sitirizkiayuni; Yudi Ari Adi
Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 10 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jim.v10i1.30866

Abstract

Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 ( SARS-Cov-2) merupakan virus varian baru yang menyebabkan penyakit menular yang disebut dengan Coronavirus Disease (COVID-19). World Health Organization (WHO) menyatakan COVID-19 sebagai pandemi global pada tanggal 11 Maret 2020. Untuk menggambarkan penyebaran COVID-19, pada artikel ini disusun model epidemik SEIAR yang menunjukkan dinamika populasi dari lima kompartmen, yaitu kelompok rentan, kelompok terpapar, kelompok terinfeksi bergejala, kelompok terinfeksi tanpa gejala, dan kelompok sembuh. Hasil penelitian ini diperoleh dua titik kesetimbangan, yaitu titik kesetimbangan penyakit dan titik kesetimbangan endemik. Analisis kestabilan titik kesetimbangan dengan menggunakan kriteria Routh-Hurwitz menunjukkan titik kesetimbangan bebas penyakit bersifat stabil asimtotik lokal pada saat R_0<1 dan tidak stabil pada saat R_0>1 . Selanjutnya, pada prediksi kasus COVID-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta yang diperkirakan nilai R_0=1,48. Kemudian dilakukan analisis sensitivitas untuk mengetahui parameter yang paling berpengerauh terhadap bilangan reproduksi dasar. Hasil penelitian menunjukkan laju infeksi (β) merupakan parameter yang paling berpengaruh terhadap penyebaran COVID-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi salah satu referensi kepada pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta untuk menekan laju infeksi pada kasus penyebaran COVID-19.
Analisis Model Epidemik Penyakit Campak Dengan Mempertimbangkan Vaksinasi Nadia Amalia Ichsani; Yudi Ari Adi
Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 10 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jim.v10i2.30875

Abstract

Kasus penyakit campak di Indonesia masih terus terjadi tiap tahunnya. Pemerintah Indonesia masih terus mengkampanyekan gerakan vaksinasi campak pada anak-anak usia dibawah 15 tahun. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model epidemik penyebaran penyakit campak dan kestabilan dari sistem serta bagaimana pengaruh vaksinasi terhadap jumlah individu dari setiap kelas. Dari sistem model diperoleh dua titik kesetimbangan, yaitu bebas penyakit dan endemik kemudian mencari bilangan reproduksi dasar menggunakan metode Next Generation Matrix dan melakukan simulasi numerik menggunakan metode Runge-Kutta. Hasil analisis menyimpulkan titik ekuilibrium bebas penyakit stabil asimtotik jika R_0<1 yang memberi makna penyakit campak dalam waktu yang akan datang akan semakin berkurang dan titik ekuilibrium endemik stabil asimtotik jika R_0>1 yang memberi makna penyakit campak akan tetap ada pada populasi dalam jangka waktu tertentu. Laju proporsi orang yang tervaksinasi yang diperbesar dapat berpengaruh dalam menurunkan tingkat penyebaran penyakit campak.