Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Pengendalian Mutu Gypsum Menggunakan Statistical Process Control di PT. XYZ Fasihuddin, Achmad Fahmi; Suparto, Suparto
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengendalian mutu produk gypsum di PT. Petro Jordan Abadi melalui penerapan Statistical Process Control (SPC). Penggunaan peta kendali X dan R membantu memantau variabilitas proses produksi, sementara diagram sebab-akibat digunakan untuk mengidentifikasi akar penyebab ketidaksesuaian hasil uji laboratorium. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar data berada dalam batas kendali, namun terdapat beberapa titik data di luar batas kendali yang disebabkan oleh kualitas bahan baku yang tidak konsisten, gangguan teknis pada mesin, dan human error. Rekomendasi perbaikan meliputi pelatihan operator, pemantauan parameter secara real-time, penerapan sistem kontrol otomatis, dan peningkatan inspeksi bahan baku. Implementasi strategi ini diharapkan dapat mengurangi variasi proses, meningkatkan efisiensi, dan memastikan kualitas produk sesuai standar. Penelitian ini memberikan kontribusi pada optimalisasi sistem pengendalian mutu yang berbasis data dan prinsip SPC, mendukung peningkatan efisiensi di sektor industri kimia
PENINGKATAN KUALITAS PRODUK FILTER UDARA INDUSTRI MELALUI PENERAPAN METODE SIX SIGMA DAN KAIZEN Fasihuddin, Achmad Fahmi; Yuliawati, Evi
Jurnal Desiminasi Teknologi Volume 14 Nomor 1 Januari 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/destek.v14i1.1418

Abstract

Di tengah era globalisasi, perusahaan dituntut menjaga daya saing melalui produk berkualitas. CV. XYZ sebagai produsen filter udara industri menghadapi tantangan berupa cacat visual seperti sambungan frame tidak rapat, lem tidak rapi, kertas kotor, dan lipatan tidak standar. Data Oktober 2024–Maret 2025 menunjukkan persentase cacat pada periode tersebut mencapai 12%, melebihi standar 10%, dengan cacat “sambungan frame tidak rapat” sebagai yang paling dominan. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kualitas produk melalui metode Six Sigma dengan pendekatan DMAIC serta perbaikan berkelanjutan menggunakan Kaizen. Hasil analisis menunjukkan nilai sigma awal 3,4 dengan DPMO sebesar 26.887. Penyebab utama cacat adalah metode kerja yang belum distandarkan. Usulan perbaikan berupa SOP pemotongan dan perakitan, penggunaan jig, serta pelatihan operator. Diharapkan, setelah implementasi, nilai sigma meningkat dan jumlah cacat menurun.