p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Basataka (JBT)
Harpuas , Gigih
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS PROSEDUR MELALUI PENDEKATAN TARL (TEACHING AT THE RIGHT LEVEL) DENGAN PEMANFAATAN MEDIA VIDEO INTERAKTIF DI KELAS VII.1 SMP NEGERI 10 TANJUNG PINANG Sampurna, Leonita; Andheska , Harry; Harpuas , Gigih
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.666

Abstract

Keterampilan menulis teks prosedur masih menjadi tantangan bagi banyak siswa sekolah menengah pertama karena lemahnya pemahaman terhadap struktur dan langkah-langkah penyusunannya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis teks prosedur siswa kelas VII.1 SMP Negeri 10 Tanjungpinang melalui penerapan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) berbasis media video interaktif. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen pengumpulan data terdiri atas tes tertulis, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan menulis siswa, ditunjukkan oleh peningkatan skor rata-rata posttest dibandingkan dengan pretest. Siswa menunjukkan pemahaman yang lebih baik dalam menyusun teks prosedur secara sistematis, menggunakan bahasa yang tepat, serta menyusun langkah-langkah secara logis. Selain itu, respons siswa terhadap media video interaktif juga sangat positif, ditandai dengan meningkatnya partisipasi dan motivasi dalam proses pembelajaran. Temuan ini diperkuat oleh hasil observasi dan wawancara yang mengindikasikan bahwa pendekatan TaRL membantu siswa dengan tingkat kemampuan berbeda untuk memahami materi secara optimal. Dengan demikian, penerapan pendekatan TaRL berbasis video interaktif layak digunakan sebagai strategi pembelajaran yang inovatif dalam meningkatkan keterampilan menulis teks prosedur.
CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING BERBASIS MEDIA DIGITAL KAHOOT! UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MEMBACA TEKS CERITA RAKYAT PADA SISWA KELAS 7.2 SMP NEGERI 10 TANJUNGPINANG Ningrum, Inka Puspita; Andheska , Harry; Harpuas , Gigih
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.667

Abstract

Pendidikan Bahasa Indonesia memegang peranan penting dalam mengembangkan keterampilan membaca, khususnya melalui teks cerita rakyat yang kaya akan nilai budaya lokal. Namun, siswa Sekolah Menengah Pertama sering mengalami kesulitan memahami teks cerita rakyat karena bahasa klasik dan konteks budaya yang kurang akrab. Penelitian ini mengimplementasikan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) berbasis media digital Kahoot! untuk meningkatkan pemahaman membaca teks cerita rakyat pada siswa kelas 7.2 SMP Negeri 10 Tanjungpinang. Metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) diterapkan dalam dua siklus dengan instrumen tes pemahaman membaca, observasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan rata-rata nilai dari 69,25 pada prasiklus menjadi 85,15 pada siklus II, dengan persentase siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) meningkat dari 40,74% menjadi 100%. Pengintegrasian budaya lokal dalam pembelajaran melalui CRT dan penggunaan Kahoot! sebagai media interaktif terbukti efektif meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar siswa. Strategi ini tidak hanya memperkuat pemahaman teks, tetapi juga menumbuhkan apresiasi budaya dan identitas siswa. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran yang responsif secara budaya dan adaptif teknologi dapat menjadi solusi inovatif dalam menghadapi tantangan pembelajaran teks cerita rakyat di era digital.