Alfitri , Rosyidah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PIJAT ILU TERHADAP PERBAIKAN POLA BUANG AIR BESAR PADA BAYI USIA 0-24 BULAN DENGAN KONSTIPASI Ana Hanifa; Alfitri , Rosyidah
JUBIDA- Jurnal Kebidanan Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jubida.v4i1.1483

Abstract

Konstipasi adalah gangguan eliminasi yang umum terjadi pada bayi dan dapat memengaruhi kenyamanan serta pertumbuhan optimal mereka. Terapi non-farmakologis, seperti pijat ILU (I Love You), menawarkan alternatif yang aman, mudah diterapkan, dan berisiko minimal. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efek pijat ILU dalam meningkatkan pola buang air besar pada bayi berusia 0–24 bulan yang mengalami sembelit. Desain pre-eksperimental satu kelompok pretest-posttest digunakan, dan teknik sampling purposif memilih 20 bayi yang didiagnosis menderita sembelit. Peserta menerima intervensi pijat ILU selama tujuh hari berturut-turut. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang mencakup enam indikator pola buang air besar. Analisis statistik menggunakan Uji Wilcoxon Signed Ranks dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil menunjukkan peningkatan skor buang air besar dari rata-rata pra-tes 2,95 menjadi rata-rata pasca-tes 11,05. Semua peserta menunjukkan perbaikan, dengan 100% dikategorikan sebagai eliminasi normal (skor 10–12) setelah intervensi. Uji statistik menghasilkan nilai Z sebesar −3,941 dengan p = 0,000, menunjukkan adanya efek signifikan dari pijat ILU. Keterbatasan studi ini meliputi ukuran sampel yang kecil dan ketidakhadiran kelompok kontrol. Studi lebih lanjut disarankan untuk menggunakan sampel yang lebih besar dan desain perbandingan guna memperkuat bukti.
Pengaruh Penundaan Pemotongan Tali Pusat Terhadap Kadar Hemoglobin Bayi Baru Lahir Di Bidan Praktek Mandiri Yupi Siti Nur Janah Tahun 2025 Sudarmono, Saraswati; Alfitri , Rosyidah
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2025): GJIK - AGUSTUS s/d JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v3i2.1721

Abstract

Setelah proses kelahiran, terjadi transisi fisiologis dari sistem pernapasan janin yang semula bergantung pada oksigenasi melalui plasenta, menuju sistem pernapasan mandiri yang bergantung pada paru-paru. Jika proses transisi ini berlangsung secara mendadak, khususnya apabila pemutusan tali pusat dilakukan terlalu cepat, maka distribusi oksigen melalui aliran darah ke tubuh bayi dapat menjadi tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara lebih mendalam temuan dari studi-studi sebelumnya, serta mengkaji secara empiris dampak penundaan pemotongan tali pusat terhadap kadar hemoglobin pada neonatus yang dilahirkan di Bidan Praktik Mandiri Yupi Siti Nurjanah. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuasi-eksperimental dengan rancangan Posttest Only Control Group Design, yang memungkinkan perbandingan antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol setelah intervensi dilakukan. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling, dengan jumlah total sampel sebanyak 30 bayi baru lahir. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung menggunakan lembar pencatatan standar selama periode Maret hingga Juni 2025 di fasilitas praktik bidan mandiri. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji statistik Paired Samples T-Test untuk menilai signifikansi perbedaan antar kelompok. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai p (ρ value) sebesar 0,000 (ρ<0,05), mengindikasikan bahwa penundaan pemotongan tali pusat secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada bayi baru lahir. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan kausal yang bermakna antara praktik penundaan pemotongan tali pusat dengan kadar hemoglobin neonatus. Oleh karena itu, pendekatan ini patut dipertimbangkan sebagai bagian dari intervensi obstetrik berbasis bukti dalam praktik kebidanan.