Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pengembangan Usaha pada Industri Pendidikan Nonformal: (Studi Kasus pada Universal English Course) Christiani, Irma
Jurnal E-Bis Vol 9 No 1 (2025): Vol. 9 No.1 2025
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/e-bis.v9i1.2428

Abstract

Artikel ini mengkaji strategi pengembangan usaha Lembaga Kursus Bahasa Inggris UEC Pontianak di tengah persaingan ketat antar lembaga sejenis. Pendekatan yang digunakan adalah analisis IFAS (Internal Factor Analysis Summary) untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan internal. Sementara itu, analisis EFAS (External Factor Analysis Summary) digunakan untuk mengevaluasi peluang dan ancaman eksternal. Hasil dari kedua analisis ini menjadi dasar dalam merumuskan strategi pengembangan usaha yang lebih adaptif dan efektif guna meningkatkan daya saing UEC Pontianak di pasar pendidikan nonformal. Temuan dalam penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi lembaga pendidikan serupa dalam menyusun strategi pengembangan yang berkelanjutan dan responsif terhadap dinamika pasar.
Transformasi Bisnis Bengkel di Era Digital dengan Pendekatan Design Thinking: (Studi Kasus : Bengkel Tradisional di Indonesia) Christiani, Irma; Matthew Abel Nugroho
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1345

Abstract

Transformasi digital telah mengubah banyak sektor jasa di Indonesia, namun bengkel kendaraan tradisional masih tertinggal dalam adopsi teknologi. Penelitian ini menganalisis tantangan dan peluang digitalisasi bengkel tradisional melalui pendekatan design thinking sebagai strategi transformasi bisnis yang berorientasi pada pengguna. Dengan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap pemilik bengkel serta pengguna jasa. Analisis tematik mengidentifikasi tiga hambatan utama: rendahnya literasi digital pelaku usaha, kurangnya kepercayaan konsumen, dan minimnya sosialisasi sistem digital. Selain itu, ditemukan tiga peluang utama digitalisasi, yaitu transparansi harga, kemudahan akses layanan, dan peningkatan pengalaman pengguna. Tahap ideate menghasilkan tiga kebutuhan inti pengguna, yaitu kemudahan pemesanan, estimasi biaya yang jelas, dan notifikasi progres servis, yang kemudian diterjemahkan ke dalam prototipe awal aplikasi bengkel daring melalui pendekatan iteratif design thinking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi bengkel berpotensi tinggi apabila dirancang berdasarkan kebutuhan lokal dan pengalaman pengguna yang tepercaya. Penelitian ini berkontribusi pada penyusunan kerangka transformasi digital berbasis design thinking yang bersifat inklusif, adaptif, dan dapat digunakan sebagai rujukan dalam pengembangan inovasi layanan di sektor jasa otomotif Indonesia.