Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peranan Pendidikan Anti Korupsi Kepada Anak Dalam Membangun Generasi Anti Korupsi Dela Safitri; Dewi Gita Pertiwi; Sakila Setia Wati
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 2 (2025): April
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i2.4397

Abstract

Corruption is a significant obstacle to the progress of countries, especially in Indonesia, and has infiltrated almost every aspect of government affairs. This section explains how teaching children about honesty and fairness from a young age helps them avoid corruption. Using qualitative methods through interviews and records, this study seeks to understand how virtues such as honesty, responsibility, discipline, perseverance, and other ethical principles can be cultivated in education. Anti-corruption education teaches students about integrity and ethics. This section also points out some of the barriers to anti-corruption instruction, including narrow syllabi, little public awareness, and a permissive bribery environment. Therefore, a concerted and comprehensive effort is needed among educational institutions, family units, and government agencies to build an educational framework that serves as a strong foundation for eliminating corruption from the youth.
Relevansi Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Generasi Muda Dela Safitri; Dewi Gita Pertiwi; Sakila Setia Wati
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i6.7065

Abstract

relevansi Pendidikan Pancasila dalam membentuk karakter generasi muda Indonesia, terutama dalam menghadapi arus globalisasi dan modernisasi yang semakin kuat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Analisis data dilakukan dengan cara mengidentifikasi dan menganalisis tema-tema utama yang muncul dari literatur yang dikaji, seperti pentingnya pendidikan karakter, peran Pancasila dalam pembentukan moral generasi muda, serta tantangan yang dihadapi. Tantangan signifikan dalam implementasi kurikulum yang memerlukan pendekatan inovatif agar nilai-nilai Pancasila dapat terinternalisasi secara efektif di kalangan generasi muda. Pemerintah dan institusi pendidikan perlu melakukan pembaruan kurikulum Pendidikan Pancasila yang lebih aplikatif dan relevan dengan perkembangan zaman, diperlukan pelatihan bagi para pendidik agar mampu mengajarkan Pendidikan Pancasila secara interaktif dan menarik bagi siswa, media sosial dan teknologi dapat dimanfaatkan untuk menyebarkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda secara kreatif dan efektif.