Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Model Game-Based Learning untuk Meningkatkan Semangat Belajar Bahasa Arab Siswa Sekolah Menengah Atas Nasikha, Amirotun; Ali, Syamsuddin; Aisyah, Nuroh
Al Ibrah: Journal of Arabic Language Education Vol. 8 No. 1 (2025): AL IBRAH: Journal of Arabic Language Education
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/jale.v8i1.5863

Abstract

Bahasa Arab merupakan mata pelajaran strategis dalam konteks pendidikan Islam dan global. Namun, siswa pada jenjang sekolah menengah sering kali menganggap pembelajaran Bahasa Arab monoton dan sulit dipahami, terutama akibat metode pengajaran konvensional yang kurang sesuai dengan gaya belajar mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas model pembelajaran Game-Based Learning (GBL) sebagai strategi pedagogis untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran Bahasa Arab. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di salah satu madrasah aliyah swasta di Jawa Timur, Indonesia, dengan melibatkan 30 siswa kelas XI jurusan IPA. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam antusiasme siswa, partisipasi aktif, serta penguasaan kosakata setelah integrasi permainan edukatif digital dan manual seperti Puzzlemaker, Bamboozle, Quizizz, dan Wordwall. Model GBL berhasil menciptakan suasana kelas yang dinamis, interaktif, dan berpusat pada siswa, berbeda dari pola belajar pasif sebelumnya. Temuan ini menunjukkan bahwa GBL merupakan pendekatan instruksional yang efektif untuk merevitalisasi pembelajaran Bahasa Arab, terutama jika dirancang secara kontekstual dan menarik. Penelitian lanjutan dengan pendekatan campuran direkomendasikan guna mengukur dampak jangka panjang GBL terhadap prestasi akademik dan keterampilan berbahasa Arab siswa.
Penerapan Model Game-Based Learning untuk Meningkatkan Semangat Belajar Bahasa Arab Siswa Sekolah Menengah Atas Nasikha, Amirotun; Ali, Syamsuddin; Aisyah, Nuroh
Al Ibrah: Journal of Arabic Language Education Vol. 8 No. 1 (2025): AL IBRAH: Journal of Arabic Language Education
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/jale.v8i1.5863

Abstract

Bahasa Arab merupakan mata pelajaran strategis dalam konteks pendidikan Islam dan global. Namun, siswa pada jenjang sekolah menengah sering kali menganggap pembelajaran Bahasa Arab monoton dan sulit dipahami, terutama akibat metode pengajaran konvensional yang kurang sesuai dengan gaya belajar mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas model pembelajaran Game-Based Learning (GBL) sebagai strategi pedagogis untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran Bahasa Arab. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di salah satu madrasah aliyah swasta di Jawa Timur, Indonesia, dengan melibatkan 30 siswa kelas XI jurusan IPA. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam antusiasme siswa, partisipasi aktif, serta penguasaan kosakata setelah integrasi permainan edukatif digital dan manual seperti Puzzlemaker, Bamboozle, Quizizz, dan Wordwall. Model GBL berhasil menciptakan suasana kelas yang dinamis, interaktif, dan berpusat pada siswa, berbeda dari pola belajar pasif sebelumnya. Temuan ini menunjukkan bahwa GBL merupakan pendekatan instruksional yang efektif untuk merevitalisasi pembelajaran Bahasa Arab, terutama jika dirancang secara kontekstual dan menarik. Penelitian lanjutan dengan pendekatan campuran direkomendasikan guna mengukur dampak jangka panjang GBL terhadap prestasi akademik dan keterampilan berbahasa Arab siswa.
Pembelajaran Edukatif Berbasis aktivitas seni dalam mengasah motorik halus dan kreativitas anak usia dini di Taman Posyandu Pare Nasikha, Amirotun; Fanani, Fasichul Azam; Nafi'ah, Ilma; Hakim, Lukamul; atallah, Raja fadi aufa ; Masruroh, Laily
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimaspen.v6i2.5929

Abstract

Pada dasarnya di Indonesia terdapat pendidikan tinggi yang berlandaskan pada tiga pilar utama yang disebut Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Salah satu bentuk konkret dari pengabdian ini yang wajib diikuti oleh mahasiswa adalah program Kuliah Di Luar Kampus (KDLK) atau yang umum disebut KKN (Kuliah Kerja Nyata). Media Pembelajaran Edukatif Berbasis aktivitas seni merupakan salah satu bentuk media yang dirancang untuk menyampaikan pembelajaran serta menambah wawasan pengguna melalui cara yang menarik dan menyenangkan, Di Satuan Paud Sejenis Taman Posyandu Plongko masih banyak anak-anak yang mengalami kesulitan dalam mewarnai, menempel, dan men cap (Finger Painting). Untuk itu peneliti tertarik untuk meneliti lebih lanjut tentang media edukatif berbasis aktivitas seni ini dan penerapannya sekaligus efek dari media tersebut bagi anak usia dini. Karena model edukatif berbasis aktivitas seni ini sangat sering digunakan dan berpengaruh dalam proses pembelajaran anak usia dini dalam mengasah motorik halus dan kreativitas anak usia dini. Dengan cara ini, peneliti dapat menggali informasi secara lebih mendalam, kaya, dan mampu memahami makna yang tersembunyi di balik perilaku yang diamati. Adapun teknik wawancara yang diterapkan adalah jenis wawancara semi-terstruktur. Penelitian dilakukan di Satuan Paud Sejenis Taman Posyandu Plongko. Setelah menggunakan game edukatif ini peserta didik mampu berpartisipasi secara aktif dalam proses pembelajaran serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan serta mereka cenderung menikmati proses belajar melalui aktivitas bermain.