Elok Mardliyana, Nova
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EDUKASI CARA PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI PONDOK PESANTREN: EDUCATION ON HOW TO PREVENT ANEMIA IN TEENAGE GIRLS IN BOARDING SCHOOL Elok Mardliyana, Nova; Anifah, Fulatul; Nuzula, Firdausi; Aryunani, Aryunani
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i2.1934

Abstract

Anemia merupakan kondisi kesehatan yang umum terjadi pada kalangan remaja putri dan masalah kesehatan yang signifikan di Indonesia. Anemia dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kekurangan asupan zat besi, menstruasi yang berat, infeksi parasit, serta pola makan yang kurang seimbang, atau kondisi kesehatan lainnya. Remaja putri di pondok pesantren mungkin memiliki risiko anemia yang lebih tinggi karena faktor-faktor seperti pola makan yang kurang seimbang, kurangnya asupan makanan kaya zat besi, dan kurangnya edukasi gizi. Pondok pesantren maskumambang Dukun Gresik merupakan salah satu pusat pendidikan islam yang cukup terkenal di wilayah Jawa Timur. Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan memberikan edukasi cara pencegahan anemia pada remaja putri dengan media audiovisual video. Kegiatan ini diikuti oleh 120 santri tingkat Madrasah Aliyah pada bulan Agustus 2024. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah santriwati menunjukkan peningkatan pengetahuan tentang cara pencegahan anemia yang dibuktikan dengan hasil skor post test santri yang berpengetahuan baik sebanyak 73 % dibandingkan dengan hasil pre-test santri yang berpengetahuan baik hanya sebesar 10%.  Selain itu, santriwati menjadi lebih termotivasi untuk menjaga pola makan dan pola hidup sehat. Kegiatan edukasi cara pencegahan anemia di Pondok Pesantren ini mendapatkan hasil sesuai dengan tujuan yaitu adanya peningkatan pengetahuan tentang cara pencegahan anemia pada remaja. Santriwati juga mulai akan mengubah pola makan dan pola hidup sehat dengan memanfaatkan bahan yang telah tersedia dilingkungan sekitar.
Massage Therapy as a Strategy for Managing Stress and Physical Symptoms in Pre-Menopause Women Elok Mardliyana, Nova; Adyani, Asta; Puspita, Irma Maya
Indonesian Journal of Medicine Vol.11 No.1 (2026)
Publisher : Masters Program in Public Health, Sebelas Maret University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26911/theijmed.2026.11.1.929

Abstract

Background: Pre-menopause is a transitional phase characterized by decreased estrogen and triggers various physical and psychological complaints, such as hot flashes, sleep disturbances, muscle pain, fatigue, and stress, that can reduce women’s quality of life and productiv ity. Massage therapy, as a non-pharmacological intervention, is known to reduce cortisollevels, increase endorphins, improve blood circulation, and promote musclerelaxation, potentially effectively reducing stress and physical complaints in premenopausal women at the community level. This study aims to analyze the effectiveness of massage therapy in reducing stress and physical symptoms among premenopausal women. Subjects and Method: This quasi-experimental study involved 64 premenopausal women members of Ibu Aisyiyah Mulyorejo group who were divided into an intervention group (n=32) who received massage therapy and a control group (n=32) without massage. Massage therapy was given twice a week for 30–45 minutes per session, while changes in physical and psychological complaints were measured using the Menopause Rating Scale (MRS) before and after the intervention and analyzed using the Wilcoxon and Mann–Whitney tests at a significance level of p<0.05. Results: Before the intervention, 97% of respondents in the intervention group were classified as having severe complaints, while 3% were in the moderate category. Following massage therapy, all respondents demonstrated improvement, with 75% categorized as having moderate complaints and 25% as having mild complaints, and no participants remaining in the severe category. The Wilcoxon test indicated a significant reduction in MRS scores within the intervention group (p = 0.002; r = 0.87), while the Mann–Whitney test showed that post-intervention MRS scores in the intervention group were significantly lower than those in the control group (p = 0.005). Conclusion: Massage therapy is effective in reducing psychological and physical complaints in premenopausal women and can be recommended as a community-based complementary strategy for managing stress and somatic symptoms in this group